Rekor Dua Tahun Berturut, Es Laut di Arktik Miliki suhu Maksimum Musim Dingin Terendah

es laut

LOS ANGELES, borneoreview.co  – Selama dua tahun berturut es laut musim dingin di Arktik mencapai tingkat yang secara statistik sama dengan luas maksimum terendah sejak pemantauan satelit dimulai pada 1979.

Melansir Antara, Minggu (29/3/2027), kondosi terkini soal es laut di Kutub Utara itu menurut sebuah studi yang dirilis pada Kamis (26/3/2026) lalu.

Pada 15 Maret, luas es laut Arktik tercatat sebesar 14,29 juta kilometer persegi, hampir menyamai puncak tahun 2025 yang sebesar 14,31 juta kilometer persegi.

Setidaknya data ini menurut studi yang dilakukan oleh NASA dan Pusat Data Salju dan Es Nasional (National Snow and Ice Data Center/NSIDC) Amerika Serikat di Universitas Colorado, Boulder.

Para ilmuwan mengatakan kedua tahun tersebut secara statistik memiliki suhu maksimum musim dingin terendah yang pernah tercatat.

Para ilmuwan dari NASA dan NSIDC mengatakan puncak cakupan es musim dingin Arktik ini melanjutkan tren penurunan jangka panjang yang terpantau selama beberapa dekade terakhir.

Luas maksimum tahun ini sekitar 1,3 juta kilometer persegi di bawah tingkat rata-rata yang tercatat antara tahun 1981 dan 2010.

Luas es laut didefinisikan sebagai total area lautan dengan konsentrasi es minimal 15 persen. Es laut Arktik meluas selama bulan-bulan musim dingin dan sebagian mencair pada musim yang lebih hangat.

Menurut NASA, meskipun sebagian es laut bertahan sepanjang tahun, pembentukan es baru dalam beberapa tahun terakhir semakin berkurang, sehingga mengakibatkan penurunan es abadi. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *