SINTANG, borneoreview.co – Terdengar suara lantunan doa mengalun serta suasana khidmat pun menyelimuti sebuah ruangan sederhana, disertai senyum anak-anak dari Yayasan Panti Asuhan Hira. Bagi PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP KLB), setiap langkah besar memang selalu diawali dengan rasa syukur.
Namun di balik momen kebersamaan tersebut, tersimpan langkah strategis yang lebih besar.
Melalui Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Barat 2 (UPP KLB 2), PLN resmi mengoperasikan kantor baru di Kabupaten Sintang. Perpindahan ini menandai perubahan pendekatan kerja, dari yang sebelumnya berpusat di Ketapang, kini lebih dekat dengan wilayah-wilayah prioritas pembangunan sesuai yang tertuang dalam RUPTL seperti Sintang, Melawi, dan Kapuas Hulu.
Langkah ini bukan sekadar perpindahan lokasi kerja, tetapi bagian dari strategi PLN untuk mempercepat pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah timur Kalimantan Barat yang memiliki tantangan geografis dan akses yang tidak ringan.
Manager UPP KLB 2, Ronald Lapasau, menyampaikan bahwa momen tasyakuran ini menjadi simbol awal dari tanggung jawab yang lebih besar.
“Kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur kami atas amanah yang diberikan. Dengan kehadiran kantor baru di Sintang, kami berharap koordinasi tim semakin efektif dan respons terhadap dinamika di lapangan dapat dilakukan lebih cepat,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).
Dengan berkantor lebih dekat ke lokasi proyek, PLN kini dapat meningkatkan intensitas pengawasan, mempercepat pengambilan keputusan, serta memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai target. Wilayah Sintang, Melawi, hingga Kapuas Hulu yang sebelumnya memerlukan waktu tempuh lebih panjang kini berada dalam jangkauan operasional yang lebih optimal.
General Manager PLN UIP Kalimantan Bagian Barat, Susilo, menegaskan bahwa relokasi ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan proyek.
“Perpindahan kantor ke Sintang adalah bagian dari upaya kami untuk mendekatkan operasional dengan lokasi pembangunan. Dengan demikian, setiap progres dapat terpantau lebih intensif dan potensi kendala di lapangan dapat diantisipasi lebih dini, sehingga target menghadirkan listrik yang andal bagi masyarakat dapat tercapai tepat waktu,” jelasnya.
Selain peresmian kantor, kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan santunan kepada Yayasan Panti Asuhan Hira Sintang sebagai bentuk kepedulian sosial PLN kepada masyarakat sekitar. Kehadiran PLN diharapkan tidak hanya membawa manfaat melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang langsung dirasakan oleh lingkungan.
Melalui langkah ini, PLN menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan listrik yang andal, sekaligus memperkuat peran sebagai mitra pembangunan daerah. Dari Sintang, PLN tidak hanya meresmikan sebuah kantor baru, tetapi juga memperkuat pijakan untuk menghadirkan terang yang lebih cepat, lebih dekat, dan lebih merata bagi masyarakat Kalimantan Barat.***
