PONTIANAK, borneoreview co – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mempercepat pengembangan sektor pariwisata melalui penguatan konektivitas transportasi penyeberangan bersama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Pontianak.
“Kami tentu mendukung setiap langkah pembangunan yang dilakukan ASDP untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan Kalbar. Namun, semuanya tetap harus dikaji dengan baik serta dikoordinasikan bersama pemerintah daerah agar pelaksanaannya tepat sasaran dan memberikan manfaat luas,” kata Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan di Pontianak, Kalbar, Kamis (14/5/2026).
Krisantus menjelaskan pihaknya telah melakukan pertemuan dengan General Manager ASDP Indonesia Ferry Cabang Pontianak Adolf Dwiwahana Christopher Enoch untuk membahas pengembangan lintasan penyeberangan perintis hingga lintasan potensial yang dinilai mampu mendukung sektor pariwisata sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat di Kalimantan Barat.
“Selain membahas pengembangan lintasan, ASDP juga memaparkan transformasi bisnis perusahaan yang diarahkan untuk meningkatkan pelayanan transportasi penyeberangan yang aman, nyaman, dan profesional,” tuturnya.
Dia mengatakan Pemerintah Provinsi Kalbar mendukung setiap langkah pembangunan yang dilakukan ASDP sepanjang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan kemajuan daerah.
Dirinya juga menegaskan pengembangan transportasi penyeberangan harus memperhatikan aspek keselamatan dan kenyamanan masyarakat, terutama untuk kawasan tujuan wisata yang mulai berkembang di Kalimantan Barat.
Menurut dia, pengembangan lintasan menuju destinasi wisata seperti Pulau Lemukutan dan wilayah lainnya perlu diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan transportasi.
“Kalau memang nanti ada pengembangan lintasan ke daerah wisata seperti Lemukutan dan wilayah lainnya, kami berharap aspek keselamatan, kenyamanan, dan profesionalisme pelayanan benar-benar menjadi perhatian utama. Kehadiran negara melalui pelayanan transportasi yang baik sangat dinantikan masyarakat,” ujarnya.
Selain mendukung sektor transportasi dan pariwisata, Pemerintah Provinsi Kalbar juga berharap konektivitas yang dibangun ASDP dapat membantu promosi dan pemasaran komoditas unggulan daerah.
“Kami ingin potensi dan komoditas Kalbar juga ikut terangkat. Kalau bisa produk-produk unggulan daerah dapat dibantu pemasarannya melalui konektivitas transportasi yang dibangun ASDP, tentu ini akan membantu perekonomian masyarakat,” kata Krisantus.
Sementara itu, Adolf Dwiwahana Christopher Enoch menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Kalbar terhadap rencana pengembangan layanan penyeberangan di wilayah tersebut.
Ia menjelaskan pihaknya telah memaparkan sejumlah lintasan perintis dan lintasan potensial wisata yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan guna mendukung sektor pariwisata dan konektivitas antarwilayah.
“Pak Wagub mendukung apa yang sedang dilakukan ASDP. Kami tadi menyampaikan beberapa lintasan perintis maupun lintasan potensial wisata yang bisa dikembangkan di Kalbar. Kebetulan ASDP saat ini juga sedang melakukan transformasi bisnis, sehingga dukungan dari pemerintah daerah menjadi sangat penting,” katanya.
Menurut Adolf, hasil audiensi tersebut akan ditindaklanjuti melalui koordinasi lebih lanjut bersama Pemerintah Provinsi Kalbar, termasuk kemungkinan pelaksanaan focus group discussion (FGD) bersama jajaran pimpinan ASDP pusat dan pemerintah daerah.
“Kami berharap nantinya dapat dilakukan FGD bersama Pemerintah Provinsi Kalbar, baik dengan Pak Gubernur maupun Pak Wagub, sehingga rencana-rencana pengembangan ini dapat dibahas lebih mendalam dan berjalan sesuai kebutuhan daerah,” katanya.(Ant)
