PONTIANÀK, borneoreview.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubu Raya, Kalimantan Barat, melalui Dinas Kesehatan menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga non-ASN di lingkungan pemerintahan setempat sebagai upaya memperkuat Gerakan Masyarakat Hidup Sehat.
“Pada layanan CKG ini tidak hanya menghadirkan layanan pemeriksaan, tetapi juga sarapan bergizi serta edukasi kesehatan bagi para peserta sebagai bagian dari kampanye pola hidup sehat di lingkungan kerja pemerintahan,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kubu Raya Wan Iwansyah di Sungai Raya, Kamis (21/5/2026).
Dia mengatakan CKG merupakan program strategis nasional yang harus didukung oleh seluruh daerah sebagai langkah deteksi dini berbagai penyakit.
“CKG ini adalah program pemerintah pusat yang harus kita dukung. Untuk seluruh kelompok umur minimal satu tahun satu kali melakukan pemeriksaan kesehatan,” tuturnya.
Ia menjelaskan Kabupaten Kubu Raya sebelumnya mencatat capaian tertinggi pelaksanaan CKG di Kalimantan Barat pada 2025. Namun pada tahun ini capaian tersebut perlu kembali ditingkatkan dengan mendorong partisipasi masyarakat, khususnya ASN.
“Hari ini salah satu upaya kita untuk memantik animo masyarakat, terutama di kalangan ASN agar segera melakukan CKG,” katanya.
Wan Iwansyah menambahkan masyarakat kini dapat melakukan skrining kesehatan secara mandiri melalui aplikasi Satu Sehat sebelum melanjutkan pemeriksaan di fasilitas layanan kesehatan, seperti puskesmas maupun rumah sakit.
Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat melakukan deteksi awal berbagai kondisi kesehatan, termasuk kesehatan jiwa, sebelum mendapatkan pemeriksaan lanjutan seperti tes darah, urine, dan pemeriksaan lainnya.
Ia memastikan data kesehatan masyarakat tetap aman karena sistem aplikasi terintegrasi dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan email pribadi pengguna. Hasil pemeriksaan hingga laporan laboratorium juga akan langsung tersimpan dalam akun masing-masing pengguna.
“Rapor hasil pemeriksaan, hasil laboratorium, skrining, dan lain sebagainya akan langsung terkirim ke akun Satu Sehat masing-masing,” jelasnya.
Menurutnya, layanan CKG juga tidak hanya dilakukan di fasilitas kesehatan, tetapi turut menjangkau masyarakat melalui layanan luar gedung, termasuk di sekolah-sekolah. Saat ini terdapat 21 puskesmas di Kabupaten Kubu Raya yang siap melaksanakan program tersebut.
Selain pemeriksaan kesehatan, ia juga mengingatkan pentingnya penerapan pola hidup sehat melalui prinsip CERDIK, yakni Cek kesehatan rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin olahraga, Diet seimbang, Istirahat cukup, serta Kelola stres dengan baik.
Sementara itu Ketua DPC Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia (Patelki) Kubu Raya Yulia Kusumawaty mengatakan pihaknya turut berperan dalam mendukung pemeriksaan laboratorium pada kegiatan tersebut.
Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengecekan glukosa, kolesterol, dan asam urat, bagi para ASN dan tenaga kerja di lingkungan Pemkab Kubu Raya.
Ia menegaskan Patelki akan terus berkolaborasi dalam mendukung layanan kesehatan, khususnya pemeriksaan laboratorium, serta mendorong masyarakat untuk melakukan deteksi dini penyakit tidak menular melalui layanan kesehatan gratis yang tersedia di fasilitas kesehatan pemerintah.(Ant)
