PONTIANAK, borneoreview.co – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengajak masyarakat menjadikan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah sebagai momentum memperkuat ketakwaan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial antarsesama.
Ajakan itu disampaikan usai pelaksanaan Salat Iduladha yang digelar di Jalan Rahadi Usman, depan Kantor Wali Kota Pontianak, Rabu (27/5/2026). Meski sempat diguyur hujan sejak subuh, ribuan warga tetap memadati lokasi salat dengan penuh khidmat.
Menurut Edi, makna Iduladha tidak hanya sebatas ritual penyembelihan hewan kurban, tetapi juga menjadi sarana memperkuat solidaritas, gotong royong, dan rasa empati terhadap masyarakat yang membutuhkan.
“Iduladha menjadi pengingat untuk meningkatkan kerja sama dan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.
Pada perayaan Iduladha tahun ini, Pemerintah Kota Pontianak menyalurkan sebanyak 23 ekor sapi kurban ke berbagai wilayah di kota tersebut. Selain itu, bantuan sapi limosin dari Presiden RI juga diserahkan kepada masyarakat melalui Masjid Baiturrahim di kawasan Batu Layang.
Pemkot Pontianak juga kembali mengimbau masyarakat untuk mengurangi penggunaan kantong plastik saat pembagian daging kurban. Warga didorong menggunakan besek atau wadah ramah lingkungan yang bisa didaur ulang. Salah satu masjid yang menjadi percontohan penggunaan besek adalah Masjid Al-Ikhlas di Pontianak Timur.
Berdasarkan data sementara, jumlah hewan kurban di Kota Pontianak tahun ini meningkat dibanding tahun sebelumnya. Tercatat sekitar 1.400 ekor sapi dan 1.563 ekor kambing disiapkan untuk kurban di berbagai titik pemotongan hewan. Pemerintah juga melakukan pengawasan kesehatan hewan di ratusan lokasi guna memastikan hewan kurban layak dikonsumsi masyarakat.***
