PONTIANAK, borneoreview.co – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya mempercepat upaya pembangunan Pasar Induk di Kecamatan Sungai Raya sebagai langkah strategis memperkuat peran daerah tersebut sebagai pusat distribusi pangan dan penopang perekonomian Kalimantan Barat.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kubu Raya, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah pusat. Kami siap mengikuti seluruh proses dan memenuhi persyaratan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Bupati Kubu Raya, Sujiwo yang memimpin rapat koordinasi pembahasan usulan pembangunan Pasar Induk Kabupaten Kubu Raya, di Kantor Bupati Kubu Raya, Sabtu (13/6/2026).
Sujiwo, menyampaikan apresiasi atas respons positif pemerintah pusat terhadap usulan pembangunan Pasar Induk Kabupaten Kubu Raya. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi sinyal penting bagi percepatan realisasi infrastruktur ekonomi yang telah lama dinantikan masyarakat.
Ia menegaskan keberadaan pasar induk menjadi kebutuhan mendesak seiring semakin besarnya peran Kubu Raya sebagai daerah hinterland atau penyangga Kota Pontianak. Selama ini, sebagian besar pasokan hasil pertanian, perikanan, sayur-mayur, serta kebutuhan pokok yang masuk ke Kota Pontianak berasal dari wilayah Kubu Raya.
Selain menjadi sentra produksi dan distribusi pangan, Kubu Raya juga menjadi lokasi berbagai pusat pergudangan beras dan bahan kebutuhan pokok yang menopang stabilitas pasokan di kawasan perkotaan.
“Pasar merupakan pusat pergerakan ekonomi yang memiliki efek berantai sangat besar terhadap pertumbuhan usaha masyarakat. Saat ini suplai dari Kubu Raya masih banyak ditampung di pasar induk Pontianak, padahal kita memiliki potensi dan kapasitas untuk membangun infrastruktur perdagangan sendiri,” tuturnya.
Menurut Sujiwo, pembangunan pasar induk tidak hanya akan meningkatkan efisiensi rantai distribusi barang, tetapi juga membuka peluang usaha baru, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan pendapatan petani, nelayan, pedagang, dan pelaku usaha mikro di daerah.
Keberadaan pasar induk juga dinilai akan memperkuat posisi Kubu Raya sebagai salah satu pusat logistik dan perdagangan strategis di Kalimantan Barat, mengingat letaknya yang berdekatan dengan ibu kota provinsi serta didukung akses transportasi darat, laut, dan udara yang memadai.
Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menargetkan proses pembangunan dapat segera dimulai dengan peletakan batu pertama pada tahun 2027, setelah seluruh tahapan administrasi, perencanaan, dan persyaratan teknis selesai dipenuhi.
“Kami memastikan akan terus mengikuti arahan dan instruksi dari kementerian terkait agar harapan besar masyarakat Kubu Raya untuk memiliki pasar induk dapat segera terwujud,” kata Sujiwo.
Pembangunan Pasar Induk Kubu Raya diharapkan menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan sistem distribusi komoditas strategis di Kalimantan Barat.(Ant)
