Koperasi Desa Banyumas Jadi Pengepul Minyak Jelantah untuk Avtur

Ilustrasi Koperasi Desa Merah Putih menampung minyak jelantah.

BANYUMAS, borneoreview.co – Kementerian Koperasi dan PT Pertamina menunjuk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai pengepul limbah minyak jelantah.

Sebanyak 4 Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Banyumas ditetapkan sebagai proyek percontohan (pilot project) pengepul minyal jelantah.

Pilot project sebagai bagian dari upaya mendorong usaha produktif KDKMP, sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan akibat minyak jelantah (used cooking oil).

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan, proyek percontohan ini akan mendongkrak kesejahteraan ekonomi masyarakat dan koperasi melalui penerapan ekonomi hijau.

Nantinya hasil kajian usaha pilot project ini akan menjadi rujukan nasional. Sehingga semakin banyak KDKMP di seluruh Indonesia yang menjalankan usaha pengepul minyak jelantah.

“Minyak jelantah selanjutkan dijual ke PT Pertamina Patra Niaga untuk diproses di kilang menjadi bahan bakar avtur. Tidak tertutup kemungkinan kita bisa ekspor avtur berbahan baku minyak jelantah,” ujar Menkop Ferry.

Menurut Ferry, skema bisnis ini memberikan margin keuntungan yang jelas bagi anggota Koperasi Desa Merah Putih.

Aspek Lingkungan

Selain aspek bisnis, langkah ini mengatasi masalah lingkungan. Setiap liter limbah minyak  jelantah memiliki potensi mencemari satu juta liter air bersih.

“Yang terpenting mengajak masyarakat agar punya kesadaran terhadap lingkungan. Minyak jelantah yang selama ini tidak terpakai, bisa dijual kepada kami melalui KDKMP dan selanjutnya diprodes oleh PT Pertamina Patraniaga.”

Agar pilot project ini berjalan optimal, Menteri Koperasi menegaskan pentingnya ekosistem pengumpulan minyak jelantah yang melibatkan rumah tangga, warung makan, restoran, industri kecil, dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih sebagai pengepul resmi minyak jelantah akan mengubah cara pandang masyarakat terhadap limbah domestik.

Kampanye “Jelantah Jadi Berkah: Koperasi Menggerakkan Kesejahteraan Rakyat melalui Ekonomi Hijau”, akan memperkuat kemandirian energi nasional, sekaligus mendistribusikan kesejahteraan merata hingga ke pelosok pedesaan.

“Terima kasih kepada PT Pertamina Holding dan seluruh keluarga besar PT Pertamina yang punya kepedulian dalam rangka membangun kemandiran energi,” ujar Ferry Juliantono.

Produksi Avtur

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri menyambut baik kolaborasi strategis bersama Kementerian Koperasi.

Kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan menghadirkan inovasi energi ramah lingkungan di Indonesia.

Pertamina berpengalaman mengolah minyak jelantah (used cooking oil) menjadi bahan bakar avtur nabati (sustainable aviation fuel /SAF).

Pertamina bahkan telah melakukan uji terbang pesawat menggunakan avtur berbahan minyak jelantah sejak beberapa tahun lalu.

“Kami sudah melakukan uji terbang beberapa tahun yang lalu dengan pesawat CN235. Setelah itu dengan maskapai Garuda Indonesia. Tahun 2025 melakukan uji terbang dengan avtur yang telah kami campur untuk maskapai Pelita Air dari Jakarta menuju Denpasar dan Denpasar kembali ke Jakarta,” kata Simon Aloysius.

Sinergi KDKMP di Banyumas dan penyaluran bahan baku ke kilang Pertamina Cilacap, akan menambah pasokan bahan baku hijau untuk produksi avtur nasional.

“Kami akan terus mencari formula terbaik dan akan terus bekerja sama dengan KDKMP untuk sama-sama mengumpulkan (minyak jelantah). Kemudian akan kita manfaatkan minyak jelantah ini menjadi produk yang lebih bernilai di kilang Pertamina,” ujar Simon Aloysius.

Jelantah Usaha Kuliner

Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono berharap pilot project di 4 Koperasi Desa Merah Putih dapat menjadi contoh baik bagi wilayah lain.

Dia menyebut Banyumas memiliki banyak wisata kuliner, sehingga potensi suplai minyak jelantah sangat besar. “Kami siap mendukung dan menyukseskan program ini,” kata Sadewo.

Turut hadir dalam acara ini, Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop), Farida Farichah, Sekretaris Kementerian Koperasi, Ahmad Zabadi, dan Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi, Panel Barus.

Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, dan Anggota DPR RI Komisi V, Novita Wijayanti juga mendampingi acara pilot project pengepul minyak jelantah untuk avtur.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *