Atasi Masalah Gizi, Kubu Raya Tingkatkan Kolaborasi Lintas Sektor

isu gizi

PONTIANAK, borneoreview.co – Bupati Kubu Raya, Kalbar Sujiwo menegaskan penanganan isu gizi tidak bisa hanya dibebankan kepada sektor kesehatan, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan melalui kolaborasi lintas sektor.

“Isu gizi bukan hanya urusan dinas kesehatan. Semua pihak harus proaktif dan berkolaborasi untuk meningkatkan angka kecukupan gizi masyarakat,” kata Sujiwo dalam memaknai peringatan hari Gizi Nasional di Sungai Raya, Senin (26/1/2026).

Ia menyatakan akan memberikan perhatian khusus terhadap isu gizi karena dampaknya sangat luas, tidak hanya berkaitan dengan stunting, tetapi juga berpengaruh pada kualitas kesehatan dan produktivitas masyarakat secara umum.

“Ke depannya saya akan atensi secara khusus karena persoalan gizi ini sangat penting. Masalah gizi bukan hanya berdampak terhadap stunting, tetapi juga hal-hal lainnya,” tuturnya.

Menurut dia, kekurangan asupan gizi dapat memicu berbagai persoalan kesehatan, seperti anemia, penyakit menular, kerentanan infeksi, hingga menurunnya daya tahan tubuh anak.

Karena itu, upaya pencegahan perlu dilakukan secara terpadu melalui edukasi, penyediaan pangan bergizi, serta perbaikan pola hidup bersih dan sehat.

Sujiwo mengaitkan pentingnya perbaikan gizi dengan upaya menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

“Saya sering menyampaikan bahwa tahun 2045 akan menjadi Tahun Indonesia Emas. Jadi dari sekaranglah kita tanamkan, kita edukasi, kita berikan informasi kepada masyarakat,” katanya.

Ia mengajak organisasi perangkat daerah, seperti dinas pertanian, dinas perikanan, dan dinas terkait lainnya, untuk ikut berkontribusi dalam memastikan ketersediaan dan akses pangan bergizi bagi masyarakat.

“Ini bukan hanya persoalan dinas kesehatan, tapi lintas sektoral. Melalui kolaborasi, kita pastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup, menerapkan pola hidup sehat dan hidup bersih,” ujarnya.

Menurut Sujiwo, langkah konkret dan berkelanjutan perlu dilakukan sejak dini agar kualitas sumber daya manusia Kubu Raya mampu bersaing dan berkontribusi dalam pembangunan nasional di masa depan.

Peringatan Hari Gizi Nasional tersebut menjadi momentum meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemenuhan gizi seimbang sebagai fondasi kesehatan dan pembangunan generasi. (Ant)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *