BENGKAYANG, borneoreview.co – Pemerintah Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, segera membangun kembali Pasar Seluas di Kecamatan Seluas, pascakebakaran yang terjadi Sabtu (3/1/2026), secara terencana dan terkoordinasi.
“Pemerintah daerah memastikan percepatan pemulihan dengan menempatkan kepentingan pedagang serta keberlanjutan aktivitas ekonomi masyarakat sebagai prioritas,” ujar Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis usai melakukan kunjungan di Pasar Seluas, Selasa (13/1/2026).
Bupati mengatakan peninjauan dilakukan untuk melihat dampak kebakaran secara faktual sekaligus memastikan langkah penanganan dan perencanaan pembangunan kembali Pasar Seluas disusun sesuai kebutuhan di lapangan.
“Hari ini kami turun langsung untuk memastikan seluruh pemulihan Pasar Seluas berjalan terkoordinasi. Pemerintah daerah berkomitmen mempercepat pembangunan kembali pasar ini dengan perencanaan yang lebih baik dan tertata,” kata Sebastianus Darwis.
Ia menegaskan seluruh OPD terkait diminta segera menindaklanjuti hasil rapat sebelumnya secara terpadu agar proses pemulihan tidak berjalan parsial.
Menurut Bupati, koordinasi lintas sektor menjadi kunci agar pembangunan kembali pasar dapat segera direalisasikan dan memberikan kepastian bagi para pedagang yang terdampak kebakaran.
Selain itu, Bupati Bengkayang menekankan pentingnya inventarisasi aset milik pemerintah daerah di Kecamatan Seluas sebagai dasar penyusunan rencana pembangunan kembali pasar.
Inventarisasi tersebut melibatkan Camat Seluas, para kepala desa, unsur TNI dan Polri setempat, serta seluruh OPD terkait guna memperoleh data yang akurat dan menyeluruh.
“Hasil peninjauan lapangan dan inventarisasi aset ini akan kita bahas kembali dalam rapat. Dari situ akan ditetapkan konsep dan tahapan pembangunan Pasar Seluas agar lebih rapi, tertib dan aman,” ujarnya.
Sebastianus Darwis menyatakan pembangunan kembali Pasar Seluas akan menjadi momentum perbaikan tata kelola pasar tradisional di wilayah tersebut.
Pemerintah daerah menargetkan pasar dibangun dengan konsep yang lebih terintegrasi, memperhatikan aspek keselamatan, kenyamanan, serta penataan zonasi pedagang.
“Kita ingin Pasar Seluas tidak hanya pulih dari musibah, tetapi menjadi pasar yang lebih baik dan berkelanjutan. Ini penting agar aktivitas ekonomi masyarakat kembali normal dan kesejahteraan pedagang dapat meningkat,” kata Bupati.
Bupati berharap melalui langkah cepat dan koordinasi lintas OPD, proses pembangunan kembali Pasar Seluas dapat segera dimulai sehingga roda perekonomian masyarakat Seluas kembali berjalan secara optimal.
Kebakaran Pasar Seluas terjadi pada Sabtu (3/1/2026) sore hingga menjelang malam dan menghanguskan sedikitnya 21 unit kios dan ruko di kawasan pasar dan sekitarnya, termasuk area Terminal Seluas dengan kerugian yang ditafsirkan mencapai Rp20 miliar.
Api dengan cepat meluas akibat dekatnya jarak antarbangunan, banyaknya material mudah terbakar, serta hembusan angin kencang saat kejadian. (Ant)
