PONTIANAK, borneoreview co – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Kalbar, mengembangkan kawasan ekonomi baru di Desa Durian sebagai pusat pertumbuhan perdagangan dan jasa guna mendorong peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat serta membuka peluang usaha lokal.
“Kehadiran pusat perdagangan di desa ini menjadi suntikan besar bagi pergerakan ekonomi masyarakat. Secara pribadi maupun sebagai bupati, saya totalitas mendukung pengembangan kawasan ekonomi baru,” kata Bupati Kubu Raya Sujiwo saat meninjau Desa Durian, Kubu Raya, Kalbar, Selasa (10/2/2026).
Sujiwo mengatakan pengembangan kawasan ekonomi baru tersebut ditandai dengan hadirnya pusat perdagangan ToraSera yang diyakini mampu menjadi motor penggerak ekonomi baru di wilayah itu.
Ia menjelaskan sebelumnya wilayah Durian menuju Pasak telah masuk dalam rencana perluasan tata kota.
Dengan berkembangnya aktivitas perdagangan di kawasan tersebut, pemerintah daerah kini menetapkannya sebagai bagian dari penataan ruang kota dan pusat ekonomi baru.
Untuk memperkuat konektivitas, Pemkab Kubu Raya bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat membangun infrastruktur jalan menuju kawasan tersebut.
Tahun lalu pembangunan jalan telah dimulai, sementara tahun ini dilanjutkan dengan dukungan anggaran sekitar Rp22 miliar dari Pemprov Kalbar.
Selain itu, ruas jalan di depan kawasan itu juga direncanakan menjadi jalan lingkar yang akan terhubung hingga Polres Kubu Raya dan tersambung dengan jalur Trans Kalimantan.
“Dengan adanya jalan lingkar, akses akan semakin terbuka dan kawasan ini akan berkembang secara alami sebagai pusat ekonomi baru,” kata dia.
Sujiwo menambahkan pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan Balai Pelaksana Jalan Nasional agar pembangunan infrastruktur tersebut dapat segera dituntaskan.
Di sisi lain, pemerintah daerah juga menerapkan moratorium penerbitan izin minimarket waralaba modern seperti Indomaret dan Alfamart.
Kebijakan ini diambil untuk memberi ruang yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal dan UMKM agar dapat tumbuh dan bersaing.
“Kami ingin pengusaha lokal mendapat kesempatan berkembang. Kawasan ini harus menjadi ruang usaha bagi masyarakat sendiri,” katanya.
Ia berharap pengembangan Desa Durian sebagai kawasan ekonomi baru mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan perputaran ekonomi, serta mendorong kesejahteraan warga Kubu Raya. (Ant)
