PONTIANAK, borneoreview.co – Wali Kota Edi Rusdi Kamtono menyoroti tantangan digitalisasi yang semakin kompleks bagi generasi muda saat kegiatan Safari Ramadan di Masjid Baiturrahim. Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus menyampaikan pesan moral di bulan suci.
Dalam sambutannya, Edi menekankan bahwa Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga waktu yang tepat untuk melakukan hijrah menuju pribadi yang lebih baik. Ia mengajak masyarakat memanfaatkan bulan penuh berkah ini untuk memperkuat iman dan takwa, sekaligus membangun kepedulian sosial di lingkungan sekitar.
Menurutnya, perkembangan teknologi digital membawa dua sisi yang tidak bisa diabaikan. Di satu sisi, kemajuan teknologi mempermudah komunikasi, mempercepat arus informasi, serta memperluas jangkauan dakwah. Namun di sisi lain, tanpa pengawasan dan pembinaan yang tepat, generasi muda rentan terpapar konten negatif yang dapat memengaruhi pola pikir dan perilaku mereka.
Ia mengingatkan bahwa digitalisasi telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan berpengaruh besar terhadap peradaban. Karena itu, pengendalian dan pemanfaatan teknologi secara bijak menjadi kunci agar dampak positifnya lebih dominan dibandingkan sisi negatifnya.
Di kota Pontianak yang mayoritas penduduknya beragama Islam, Ramadan memiliki suasana yang sangat kuat dalam kehidupan masyarakat. Hal ini dinilai sebagai peluang besar untuk memperkuat nilai-nilai keislaman, terutama dalam membina karakter generasi muda.
Wali Kota juga mengajak orang tua, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk berperan aktif dalam mendampingi anak-anak dan remaja. Kegiatan positif seperti olahraga, seni, dan kajian keagamaan perlu terus digalakkan agar generasi muda memiliki ruang ekspresi yang sehat dan produktif.
Melalui Safari Ramadan ini, pemerintah kota berharap terbangun sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi tantangan era digital. Dengan pembinaan yang konsisten, generasi muda diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak, cerdas, dan mampu memanfaatkan teknologi untuk kebaikan bersama.***
