Masjid Al-Ikhlas Pontianak Jadi Percontohan Penggunaan Besek untuk Daging Kurban

Penggunaan Besek

PONTIANAK, borneoreview.co – Tradisi pembagian daging kurban dengan kantong plastik mulai ditinggalkan di sejumlah daerah. Di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Masjid Al-Ikhlas menjadi percontohan penggunaan besek bambu sebagai wadah distribusi daging kurban pada Iduladha 1447 Hijriah.

Pengurus masjid menyebut penggunaan besek dilakukan sebagai langkah nyata mengurangi sampah plastik sekali pakai saat momentum Iduladha. Selain lebih ramah lingkungan, wadah berbahan bambu itu juga dinilai lebih aman dan dapat digunakan kembali oleh masyarakat.

Sebanyak 225 besek disalurkan untuk mendukung program tersebut. Bantuan wadah bambu itu diberikan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pontianak sebagai bagian dari edukasi pengurangan limbah plastik di lingkungan masyarakat.

Pengurus Masjid Al-Ikhlas mengaku bersyukur karena masjid mereka dipercaya menjadi lokasi percontohan. Mereka berharap langkah ini dapat menginspirasi masjid lain untuk mulai beralih ke kemasan yang lebih ramah lingkungan saat pembagian daging kurban.

Penggunaan besek bambu sendiri mulai banyak diterapkan di berbagai daerah di Indonesia selama Iduladha 2026. Selain mengurangi penggunaan plastik, kebijakan ini juga membantu perajin bambu lokal dan mendukung gerakan peduli lingkungan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *