PNM Tanam 29 Ribu Pohon Dukung Penghijauan Nasional

Penghijauan Nasional

PONTIANAK, borneoreoreview.co – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) memperkuat komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui gerakan penanaman 29 ribu pohon di 58 cabang di seluruh Indonesia sebagai bagian dari upaya mendukung penanganan perubahan iklim dan menjaga ekosistem daratan.

“Program penghijauan tersebut dijalankan melalui PNM Peduli dengan skema penanaman minimal 500 bibit pohon di setiap cabang. Salah satu kegiatan penanaman dilaksanakan oleh PT PNM Cabang Sintang bersama Pemerintah Kecamatan Sintang, Kelurahan Ladang, UPT KPH Wilayah Sintang Utara dan Timur, serta masyarakat setempat di kawasan tepian Sungai Melawi, Kelurahan Ladang, Kabupaten Sintang,” kata Pemimpin Cabang PNM Sintang, Alfin Tramara Arisyuhita, di Sintang, Rabu (3/6/2026).

Dia mengatakan gerakan penghijauan itu menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan manfaat sosial dan lingkungan secara berkelanjutan.

Menurut dia, penanaman pohon tidak hanya bertujuan memperindah lingkungan, tetapi juga menjadi langkah nyata menjaga keseimbangan alam dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar kawasan sungai.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang, baik dari sisi lingkungan maupun keberlanjutan ruang hidup masyarakat,” katanya.

Program tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 13 tentang penanganan perubahan iklim dan poin 15 mengenai perlindungan ekosistem daratan.

Kepala UPT KPH Wilayah Sintang Timur, Reza Afrizal, mengatakan kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan masyarakat menjadi bentuk nyata sinergi dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Ia menjelaskan penanaman ratusan bibit pohon di tepian Sungai Melawi diharapkan dapat menjadi penahan alami untuk mengurangi dampak abrasi dan erosi yang kerap mengancam permukiman warga.

“Penanaman pohon ini diharapkan tidak hanya memperindah kawasan, tetapi juga menjadi langkah mitigasi lingkungan untuk mengurangi ancaman abrasi di sepanjang aliran Sungai Melawi,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Sintang, Islandi Sapta Arivelago, mewakili Camat Sintang, mengapresiasi langkah PNM dalam menginisiasi gerakan penghijauan di wilayah tersebut.

Menurut dia, Kelurahan Ladang menjadi salah satu kawasan yang menghadapi ancaman erosi cukup serius akibat perubahan kondisi lingkungan dan aliran sungai.

“Saya berharap masyarakat ikut menjaga dan merawat tanaman ini. Jika dirawat dengan baik, beberapa tahun ke depan kawasan ini bisa menjadi ruang hijau yang indah dan bahkan berpotensi menjadi destinasi wisata,” katanya.

Selain gerakan penghijauan, PNM juga terus menjalankan berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat melalui kampanye keberlanjutan RE3 FOR-E.

Program tersebut sebelumnya berhasil mengumpulkan sekitar 20 ton pakaian layak pakai dari insan PNM yang kemudian disalurkan kepada masyarakat bersama bantuan buku bacaan untuk mendukung akses literasi.

PNM juga menjalankan program PNM Mengajar yang menjangkau 58 sekolah menengah kejuruan (SMK) di berbagai daerah di Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat pendidikan dan kesadaran sosial masyarakat.

Melalui rangkaian program tersebut, PNM menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui akses pembiayaan usaha, tetapi juga lewat penguatan pendidikan, kepedulian sosial, dan pelestarian lingkungan.

Penanaman 500 bibit pohon di kawasan tepian Sungai Melawi diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih hijau, mengurangi risiko erosi, serta menjadi warisan lingkungan yang bermanfaat bagi generasi mendatang.(Ant)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *