PADANG, borneoreview.co – Badan Pengelola Dana Pabrik Kelapa Sawit (BPDPKS) tahun ini kembali menyalurkan Beasiswa Petani Kelapa Sawit. Meningkatkan sumber daya manusia warga sekitar perkebunan sawit.
Sebanyak 340 calon mahasiswa baru asal Sumatera Barat, menerima beasiswa kuliah ke sejumlah perguruan tinggi di Indonesia. Program ini bertujuan meningkatkan taraf pedidikan dan kesejahteraan keluarga petani sawit.
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, melepas keberangkatan para mahasiswa penerima beasiswa di Bandara Internasional Minangkabau. Hadir Kepala Dinas Perkebunan, Afniwirman, Kepala Dinas Pendidikan, Habibul Fuadi, Ketua APKASINDO Sumbar, Jufri Nur, dan keluarga para calon mahasiswa.
Mahyeldi Ansharullah menyampaikan, agar keluarga mendukung anak-anak yang berangkat menuntut ilmu di perantauan. Dia meminta para calon mahasiswa menjaga nama baik Sumatera Barat.
“Teruslah semangat dalam menuntut ilmu dan dapat selesai kuliah sesuai target. Gunakan ilmu agar bagi masyarakat.”
Ketua DPW Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Sumbar, Jufri Nur mengatakan, program ini terlaksana sejak 2016. Jumlah penerima beasiswa terbanyak pada tahun ini.
Dia memperkirakan ribuan anak petani kelapa sawit menerima manfaat program beasiswa ini. Sosialisasi akan diperluas agar semakin banyak anak petani yang bisa mendapat kesempatan sekolah hingga perguruan tinggi.
Program beasiswa salah satunya bekerja sama dengan Institut Pertanian (Instiper) Yogyakarta. Para penerima beasiswa berkesempatan mengambil jenjang pendidikan Strata 1 (S1) untuk Prodi Agroteknologi dan Agribisnis.
Selain program S-1, Instiper Yogyakarta juga membuka kesempatan beasiswa untuk program Diploma Perkebunan Kelapa Sawit. ***
