Banjir Merendam Wilayah Kabupaten Tapin Kalsel, Aktivitas Warga di Delapan Desa Lumpuh

banjir

RANTAU, borneoreview.co – Banjir kembali merendam ruas jalan nasional Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), sehingga aktivitas warga di delapan desa di kabupaten itu sempat lumpuh.

Melansir Antara, Selasa (12/5/2026), Ketua Komisi I DPRD Tapin Rustam Nawawi mengatakan proses evakuasi darurat korban banjir dilakukan menggunakan dua armada milik perusahaan tambang sejak pukul 14.00 Wita hingga jalan dinilai sudah bisa dilalui oleh kendaraan roda dua.

“Ini sifatnya penanganan sementara saja agar warga bisa tetap melintas dengan aman,” ujar Rustam di Rantau, Kabupaten Tapin, kemarin.

Banjir terjadi di kawasan Desa Bitahan Baru setelah hujan deras mengguyur wilayah Tapin sejak pukul 10.00 Wita hingga sekitar pukul 12.00 Wita.

Air meluap hingga menutup badan jalan dan membuat pengendara roda dua maupun mobil minibus memilih berhenti, karena khawatir kendaraan mogok.

Akibat banjir tersebut, kata dia, mobilitas masyarakat dari Kecamatan Piani menuju Kota Rantau maupun sebaliknya terganggu.

“Sejumlah warga bahkan terpaksa menunggu air surut di pinggir jalan, karena tidak berani melintas,” ucapnya.

Rustam menyebutkan banjir di ruas jalan tersebut terus berulang setiap kali hujan deras turun.

Menurut dia, kondisi diperparah setelah akses jalan alternatif yang sebelumnya digunakan warga ditutup dan belum diganti dengan infrastruktur yang memadai.

“Yang paling terdampak masyarakat delapan desa di Kecamatan Piani, karena akses mereka terganggu setiap hujan deras,” katanya.

Rustam berharap perusahaan tambang yang beroperasi di kawasan itu bertanggung jawab terhadap dampak yang dirasakan masyarakat, termasuk membuka kembali akses alternatif serta membangun jembatan dengan elevasi lebih tinggi agar jalur utama tidak terendam saat debit air meningkat.

“Warga berharap pemerintah daerah bersama perusahaan tambang segera mengambil langkah permanen, karena jalur penghubung menuju Kecamatan Piani kerap lumpuh setiap hujan deras melanda Tapin,” ujarnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *