Bengkayang Tanam Mangrove untuk Jaga Ekosistem Pesisir Pantai Teratai

Tanam Mangrove

BENGKAYANG, borneoreview.co – Pemerintah Kabupaten Bengkayang memperkuat upaya perlindungan ekosistem pesisir melalui penanaman mangrove di kawasan Pantai Teratai, Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh setiap 5 Juni.

Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis mengatakan keberadaan mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, mulai dari mencegah abrasi pantai, melindungi habitat biota laut, hingga mendukung keberlanjutan lingkungan bagi masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir.

“Mangrove adalah benteng alami kita. Aksi kecil seperti menanam dan membersihkan pantai berdampak besar bagi masa depan lingkungan,” kata dia di Bengkayang, Kamis (4/6/2026).

Upaya pelestarian lingkungan, katanya, tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat agar kawasan pesisir tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Ia mengatakan kegiatan tersebut untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan kawasan pantai dari ancaman pencemaran sampah.

Penanaman mangrove dinilai penting mengingat vegetasi tersebut memiliki fungsi ekologis yang besar sebagai pelindung alami garis pantai dari abrasi akibat gelombang laut, sekaligus menjadi tempat berkembang biak berbagai jenis ikan, kepiting, dan biota pesisir lainnya.

“Selain berfungsi menjaga keseimbangan ekosistem, hutan mangrove juga berperan dalam menyerap karbon sehingga mendukung upaya mitigasi perubahan iklim,” ujarnya.

Sebastianus berharap, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi mampu menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga lingkungan pesisir secara berkelanjutan.

Menurut dia, kelestarian kawasan pantai menjadi salah satu aset penting bagi Bengkayang, baik dari sisi lingkungan, perikanan, maupun pengembangan pariwisata berbasis alam.

“Kita ingin pesisir Bengkayang tetap lestari dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekarang maupun generasi mendatang. Karena itu, menjaga mangrove dan kebersihan pantai harus menjadi tanggung jawab bersama,” katanya.

Melalui aksi penanaman mangrove tersebut, dia berharap, upaya konservasi ekosistem pesisir dapat terus diperkuat sehingga kawasan pantai tetap produktif, terlindungi, dan berkelanjutan di tengah berbagai tantangan perubahan lingkungan.(Ant)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *