BNPB: Kebakaran di Bintan Kepri Meluas Hanguskan Lahan 25 Hektare

Kebakaran di Bintan

JAKARTA, borneoreview.co – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kebakaran yang terjadi di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau meluas hingga menghanguskan sekitar 25 hektare lahan mineral yang berdampingan dengan lahan pertanian warga.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, (11/3/2026), mengatakan kebakaran tersebut pertama kali terjadi pada Minggu (8/3/2026) dan meluas hingga menyasar wilayah Desa Pengudang di Kecamatan Teluk Sebong, serta Desa Gunung Kijang dan Kelurahan Kawal di Kecamatan Gunung Kijang.

“Sumber api belum dapat dipastikan dan penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang,” kata dia.

Adapun kondisi cuaca yang saat ini minim hujan disertai angin yang cukup kencang sebagaimana tanda memasuki musim kemarau dilaporkan menjadi tantangan tim di lapangan dalam mengendalikan api.

Direktorat Pusat Pengendalian Operasi BNPB mencatat 25 hektare lahan yang terbakar itu tersebar di beberapa wilayah, sekitar 10 hektare di Desa Pengudang, 3 hektare di Kelurahan Kawal, dan 5 hektare di Desa Gunung Kijang.

Selain itu, kebakaran juga melanda sekitar 2 hektare lahan di kawasan Lintas Timur Toapaya Selatan serta 5 hektare di perbatasan Kelurahan Kawal dan Desa Gunung Kijang.

Abdul memastikan tidak ada korban jiwa yang dilaporkan akibat kejadian tersebut, dan api sudah berhasil dikendalikan. Namun kerugian material tercatat cukup signifikan akibat luasnya lahan yang terbakar.

Dalam hal ini, tim petugas gabungan yang melibatkan BPBD, TNI/Polri hingga Dinas Pemadam Kebakaran Bintan masih bersiaga, melakukan pemantauan serta penanganan di lokasi kejadian untuk mencegah meluasnya kebakaran di wilayah tersebut.(Ant)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *