MELAWI, borneoreview.co – Bupati Melawi Dadi Sunarya Usfa Yursa melantik sebanyak 105 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Melawi. Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kinerja birokrasi sekaligus memastikan roda pemerintahan berjalan lebih efektif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Bupati Melawi meminta seluruh pejabat yang baru dilantik agar segera bekerja dan tidak berlama-lama melakukan penyesuaian. Ia menekankan pentingnya kecepatan, tanggung jawab, serta orientasi pelayanan sebagai bagian dari tugas aparatur pemerintah.
Menurutnya, jabatan yang diberikan bukan hanya sebuah amanah administratif, melainkan tanggung jawab besar untuk menghadirkan perubahan dan menjawab kebutuhan masyarakat.
“Pejabat harus mampu bekerja cepat, memiliki inovasi, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Jangan hanya menunggu perintah, tetapi harus mampu membaca persoalan dan mencari solusi,” menjadi pesan utama dalam pelantikan tersebut.
Bupati menegaskan, pemerintah daerah membutuhkan aparatur yang memiliki komitmen, integritas, dan kemampuan bekerja secara kolaboratif. Setiap organisasi perangkat daerah (OPD), kata dia, harus mampu menerjemahkan visi pembangunan daerah melalui program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Dua Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik yakni Kepala Disdukcapil Wawan Asmulyanto dan Kepala BKPSDM Hendra Permana. Selain itu, Jimmi Okgarianda turut dilantik sebagai Camat Tanah Pinoh Barat
Pelantikan pejabat ini juga menjadi bagian dari dinamika organisasi pemerintahan untuk meningkatkan efektivitas kerja. Penempatan pejabat dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi serta upaya memperkuat pelayanan publik di berbagai sektor.
“Jabatan adalah kepercayaan. Karena itu, gunakan kewenangan yang diberikan dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat dan kemajuan Kabupaten Melawi,” ujar Bupati.
Ia juga mengingatkan para pejabat agar menghindari pola kerja yang monoton dan terus meningkatkan kapasitas diri mengikuti perkembangan zaman. Transformasi birokrasi, menurutnya, membutuhkan aparatur yang adaptif terhadap perubahan, termasuk pemanfaatan teknologi dalam pelayanan pemerintahan.
Dorongan terhadap pelayanan publik menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kabupaten Melawi. Sebelumnya, Pemkab Melawi juga menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan masyarakat.
Pelantikan pejabat eselon ini turut dihadiri Wakil Bupati Melawi Malin, Ketua DPRD Melawi Hendegi Januardi Usfa Yursa, Ketua TP PKK Melawi Raisya Sabrina, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta jajaran tamu undangan lainnya.
“Bekerjalah dengan sungguh-sungguh, hadirkan pelayanan yang cepat, tepat, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pesan Bupati.***
