Ekspedisi Rupiah Berdaulat Salurkan Rp15,6 Miliar di Kalbar

Ekspedisi Rupiah

PONTIANAK, borneoreview.co – Bank Indonesia bersama TNI Angkatan Laut melalui program Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Tahun 2026 menyalurkan uang tunai sebesar Rp15,6 miliar ke sejumlah wilayah terdepan, terluar, dan terpencil (3T) di Kalimantan Barat.

“Sebanyak Rp15,6 miliar disiapkan untuk didistribusikan ke lima pulau di Kalimantan Barat, yakni Pulau Karimata, Pulau Maya, Pulau Cempedak, Pulau Pelapis, dan Pulau Padang Tikar,” kata Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ricky Perdana Gozali di Pontianak, Rabu (6/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Satuan Kapal Patroli (Satrol) Komando Daerah Angkatan Laut XII (Koarmada XII), Jalan Komodor Yos Sudarso, menjadi bagian dari upaya memastikan ketersediaan Rupiah di seluruh wilayah Indonesia, khususnya daerah dengan akses terbatas.

Ricky Perdana Gozali, mengatakan nilai uang yang didistribusikan dalam ekspedisi tahun ini meningkat sekitar 16 persen dibandingkan tahun sebelumnya, seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Ia menjelaskan, kegiatan ini melibatkan Bank Indonesia, perbankan, serta didukung pengamanan dari TNI Angkatan Laut guna menjamin kelancaran distribusi di wilayah kepulauan.

Menurut Ricky, kehadiran Rupiah yang layak edar di wilayah 3T diharapkan dapat memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap mata uang nasional.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, yang turut menghadiri kegiatan tersebut, menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan ERB sebagai wujud kehadiran negara hingga ke wilayah perbatasan.

“Rupiah adalah simbol kedaulatan bangsa. Kehadirannya harus dirasakan oleh seluruh masyarakat tanpa terkecuali, termasuk di wilayah perbatasan dan terpencil,” katanya.

Ia menambahkan, Kalimantan Barat masih memiliki banyak wilayah 3T, baik di kawasan pesisir maupun daratan, khususnya di garis perbatasan yang membutuhkan perhatian serius dalam hal distribusi uang dan pembangunan infrastruktur.

Melalui sinergi antara Bank Indonesia dan TNI Angkatan Laut, distribusi Rupiah tidak hanya mendukung kelancaran transaksi ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kedaulatan negara di wilayah perbatasan dan kepulauan.(Ant)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *