Gajah Liar Kembali Masuki Permukiman, BKSDA Bekali Warga dengan Mercon

gajah liar

BANDA ACEH, borneoreview.co – Gajah liar sumatera kembali memasuki pemukiman warga di Desa Krueng Ayon Kecamatan Sampoiniet Kabupaten Aceh Jaya dalam beberapa hari terakhir, sehingga membuat masyarakat di sana mulai resah.

“Kemarin bahkan umpan ayam warga mulai dimakan gajah liar, kalau sawit memang sudah sering dimakan,” kata Pj Keuchik Krueng Ayon, Hendri, di Aceh Jaya, seperti disiarkan Antara, Jumat (8/5/2026).

Dirinya menjelaskan, gajah liar tersebut memang sudah sangat meresahkan warga karena mulai masuk dalam pemukiman dan area rumah masyarakat.

Dirinya berharap adanya perhatian dari pihak terkait dalam hal ini Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk dapat menghalau gajah tersebut masuk ke hutan dan tidak lagi masuk ke pemukiman warga.

“Kita sangat berharap adanya kepedulian pihak terkait untuk menindak lanjuti dan menghalau gajah tersebut, jangan sampai ada korban baru bertindak,” ujar Hendri.

Terkait hal ini, Kepala BKSDA Aceh Jaya, Supriadi menyampaikan pihaknya belum mendapatkan informasi terkait adanya gajah liar di Desa Krueng Ayon tersebut.

Meskipun demikian, pihaknya segera menindaklanjuti adanya informasi tersebut, untuk tahap awal bakal memberi mercon terlebih dahulu kepada warga.

“Jika nanti belum keluar juga, maka akan kita turunkan tim ke daerah tersebut, apalagi wilayah tersebut juga tidak jauh dari Clinical Research Unit (CRU),” katanya.

“Kepada seluruh warga jika memang ada kendala terkait gajah bisa langsung menghubungi Call Center BKSDA Aceh di nomor +62 853-6283-6024,” tambah Supriadi.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *