Gubernur Kalbar: Inpres Jalan Daerah Perkuat Konektivitas Daerah

Inpres Jalan Daerah

PONTIANAK, borneoreview.co – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mendukung penuh program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah karena diharapkan mampu memperkuat konektivitas wilayah, membuka akses daerah yang masih terbatas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Kita harapkan dengan adanya Inpres Jalan Daerah ini dapat membuka akses infrastruktur yang selama ini masih terbatas serta mempercepat konektivitas antarwilayah di Kalimantan Barat,” kata Norsan usai mengikuti secara daring peresmian Inpres Jalan Daerah, yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto dari Balai Petitih Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Pontianak, Kalbar, Rabu (24/6/2026).

Norsan mengatakan Presiden Prabowo meresmikan pembangunan dan peningkatan jalan sepanjang 1.151 kilometer di berbagai daerah di Indonesia sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat konektivitas nasional dan memperlancar distribusi hasil pertanian, perikanan, serta aktivitas ekonomi masyarakat.

Terkait hal tersebut dirinya mengapresiasi dukungan pemerintah pusat terhadap percepatan pembangunan infrastruktur jalan di Kalimantan Barat.

Melalui program Inpres Jalan Daerah Tahun 2025, pemerintah pusat telah membantu penanganan ruas jalan provinsi dan kabupaten di Kalbar sepanjang 34,72 kilometer dengan alokasi anggaran mencapai Rp178,4 miliar.

Menurut Norsan, peningkatan kualitas jalan tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, memperkuat distribusi hasil pertanian dan logistik, serta meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan dasar dan kegiatan ekonomi.

Ia menambahkan pelaksanaan Inpres Nomor 11 Tahun 2025 direncanakan berlangsung hingga 2029 sehingga diharapkan dapat mempercepat penyelesaian infrastruktur jalan di berbagai daerah, termasuk Kalimantan Barat.

“Saat ini, kondisi jalan provinsi di Kalimantan Barat telah mencapai sekitar 65 persen jalan mantap. Pemerintah Provinsi Kalbar menargetkan angka tersebut meningkat menjadi 80 persen pada 2030 melalui perbaikan jalan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah,” kata dia.

Melalui program tersebut, pemerintah daerah berharap konektivitas antarwilayah semakin baik, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan daya saing daerah, dan memperluas pemerataan pembangunan di Kalimantan Barat.(Ant)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *