Harga Ekspor CPO Indonesia Rontok di Bursa Komoditas Regional

Harga minyak sawit.

DUMAI, borneoreview.co – PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) mengumumkan harga minyak kelapa sawit mentah, CPO, Indonesia turun menjadi Rp15.708 per kilogram. Penutupan yang suram di akhir minggu kemarin.

Perusahaan tender komoditas perkebunan itu mengumumkan, CPO turun Rp50 per kilogram atau 0,32 persen dari penawaran tertinggi Rp15.758 per kilogram. Penurunan harga akibat melemahnya tekanan pasar minyak nabati global.

Untuk pengiriman “Franco” Dumai, harga minyak sawit mentah juga turun menjadi Rp15.708 per kilogram. Sementara itu, penawaran untuk “FOB” Talang Duku dibuka Rp15.458 per kilogram sebelum akhirnya ditarik kembali, dengan penawaran tertinggi sebesar Rp15.357 per kilogram.

Penawaran untuk “Franco” Teluk Bayur dibuka pada harga Rp15.508 per kilogram. Namun juga ditarik kembali, dengan penawaran tertinggi mencapai Rp15.305 per kilogram.

Tekanan harga juga terlihat di pasar berjangka minyak kelapa sawit Malaysia. Kontrak acuan CPO untuk pengiriman Desember 2026 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange, ditutup lebih rendah pada Jumat.

Anjloknya harga CPO di bursa komoditas Malaysia itu mengikuti turunnya harga minyak nabati pesaing di bursa Dalian dan Chicago.

Kontrak berjangka minyak sawit acuan untuk pengiriman Desember 2026 turun RM38 per metrik ton, atau sekitar 0,77 persen, menjadi RM4.898 per ton. Meskipun mengalami penurunan harian, kontrak tersebut tetap mencatatkan kenaikan mingguan sebesar 1,74 persen.

Di Tiongkok, kontrak minyak kedelai paling aktif di Dalian Commodity Exchange turun 1,57 persen, sementara kontrak minyak sawit turun 2,14 persen. Kontrak berjangka minyak kedelai di Chicago Board of Trade juga melemah 0,77 persen.

Pergerakan harga minyak nabati pesaing tetap menjadi faktor penting bagi harga minyak sawit. Sebab pembeli dapat beralih antarjenis minyak nabati tergantung pada perbandingan harga dan kondisi pasar.

Tender KPBN terbaru juga mencatat adanya penarikan penawaran di beberapa lokasi. Di lokasi pabrik (Loco PKS) Kembayan, harga penawaran adalah Rp15.208 per kilogram. Penawaran beli tertinggi di angka Rp15.112 per kilogram.

Di lokasi pabrik Loco PKS Ngabang, harga penawaran berada di angka Rp15.333 per kilogram. Sementara penawaran beli tertinggi mencapai Rp15.237 per kilogram.

Kombinasi melemahnya harga minyak nabati pesaing dan turunnya harga minyak mentah, terus menekan pasar minyak sawit menjelang akhir pekan. Meskipun harga acuan Malaysia tetap lebih tinggi secara mingguan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *