Kolom Instagram PLN Sumut Diserbu Keluhan Warga, Permintaan Maaf Dinilai Belum Cukup

PLN Sumut

MEDAN, borneoreview.co – Pemadaman listrik yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kota Medan dan sekitarnya memicu gelombang kritik dari masyarakat. Kekecewaan warga kini ramai disampaikan melalui media sosial, terutama di kolom komentar akun Instagram resmi PLN UID Sumatera Utara.

Berbagai keluhan membanjiri unggahan PLN Sumut. Warga mempertanyakan lambatnya pemulihan listrik, minimnya informasi yang diterima masyarakat, hingga ketidakjelasan jadwal normalisasi di sejumlah wilayah yang masih mengalami pemadaman bergilir.

Sebagian masyarakat mengaku kecewa karena aktivitas sehari-hari terganggu selama listrik padam. Tidak sedikit pula pelaku usaha kecil yang mengeluhkan kerugian akibat operasional usaha terhambat.

“Info pastinya kapan normal itu yang dibutuhkan masyarakat sekarang, bukan hanya permintaan maaf,” tulis salah satu akun dalam kolom komentar Instagram PLN Sumut.

Komentar serupa juga datang dari warga lain yang mengaku kesulitan bekerja akibat jaringan internet dan perangkat elektronik yang tidak dapat digunakan secara normal. Banyak warga berharap PLN lebih terbuka menyampaikan perkembangan penanganan gangguan secara berkala.

Kondisi tersebut menunjukkan tingginya keresahan masyarakat di tengah gangguan listrik yang belum sepenuhnya pulih. Bagi warga perkotaan, listrik saat ini menjadi kebutuhan utama yang berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi, komunikasi, pendidikan, hingga layanan digital.

Seorang warga Medan, Indryani, menilai masyarakat membutuhkan kepastian dan langkah nyata dari PLN. Menurutnya, permintaan maaf saja belum cukup apabila kondisi di lapangan masih terus terjadi.

“Masyarakat menilai yang dibutuhkan saat ini bukan sekadar pernyataan maaf, tetapi langkah nyata, penjelasan yang transparan, serta kepastian kapan kondisi akan benar-benar pulih secara menyeluruh,” ujarnya, Sabtu (23/5/2026).

Sementara itu, PLN UID Sumatera Utara sebelumnya telah menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas gangguan kelistrikan yang terjadi di sejumlah wilayah. PLN menyebut proses pemulihan sistem terus dilakukan secara bertahap dengan mengerahkan petugas selama 24 jam untuk mempercepat normalisasi jaringan.

PLN juga mengimbau masyarakat menggunakan kanal resmi seperti aplikasi PLN Mobile untuk memperoleh informasi maupun menyampaikan pengaduan terkait gangguan listrik.

Meski demikian, derasnya kritik di media sosial menunjukkan masyarakat berharap adanya perbaikan layanan dan komunikasi yang lebih cepat serta transparan. Warga berharap kejadian serupa tidak kembali terulang dalam skala besar di masa mendatang.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *