Kubu Raya Alihkan Anggaran Jalan untuk Pendidikan dan Kesehatan

Fasilitas

PONTIANAK, borneoreview.co – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat memprioritaskan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan sektor pendidikan dan kesehatan dengan mengalihkan sebagian anggaran infrastruktur jalan ke dua sektor pelayanan dasar tersebut.

“Ini menjadi fokus kita juga, tahun depan infrastruktur jalan kita kurangi. Saya bersama wakil bupati akan mencari solusi anggaran jalan dari kementerian dan DPR RI dan selebihnya kita masukkan ke pendidikan dan kesehatan,” kata Bupati Kubu Raya Sujiwo di Pontianak, Senin (2/2/2026).

Sujiwo mengatakan kebijakan tersebut diambil sebagai langkah strategis untuk menjawab kebutuhan mendesak masyarakat, terutama perbaikan fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan yang dinilai masih jauh dari standar.

Menurut dia, pendidikan dan kesehatan bersama infrastruktur merupakan belanja wajib pemerintah daerah. Namun, melihat kondisi riil di lapangan, dua sektor tersebut membutuhkan intervensi anggaran lebih besar karena menyangkut langsung kualitas sumber daya manusia.

Di bidang pendidikan, Sujiwo mengungkapkan sekitar 60 persen bangunan sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kubu Raya mengalami kerusakan, baik kategori sedang maupun berat.

“Kondisinya memang memprihatinkan. Tahun ini kita cicil perbaikan, dan tahun depan kita pastikan porsi anggaran lebih besar untuk rehabilitasi sekolah-sekolah,” tuturnya.

Sementara di sektor kesehatan, persoalan tidak hanya pada fasilitas bangunan, tetapi juga peralatan medis. Ia menyebut hampir 60 persen alat kesehatan (alkes) di fasilitas layanan kesehatan tidak laik pakai atau rusak.

Menurutnya, kondisi tersebut berisiko terhadap akurasi diagnosis pasien sehingga perlu penanganan segera.

“Minimal kalibrasi, tapi kemungkinan harus pengadaan baru. Alkes ini alat pendeteksi, jangan sampai rakyat salah diagnosa. Ini problem serius dan harus segera kita atasi,” katanya.

Selain pembaruan alat kesehatan, Pemkab Kubu Raya juga berencana menambah jumlah puskesmas untuk mengatasi keterbatasan kapasitas layanan. Sejumlah puskesmas saat ini dinilai sudah tidak mampu menampung jumlah pasien yang terus meningkat.

Ia mencontohkan Puskesmas Sungai Durian yang dinilai tidak lagi ideal dari sisi daya tampung, sehingga diperlukan penataan ulang distribusi layanan kesehatan. Pemerintah daerah juga menargetkan pembangunan beberapa puskesmas baru, termasuk di Kecamatan Sungai Kakap.

“Penyebaran layanan harus kita perbaiki supaya masyarakat lebih mudah mengakses pelayanan kesehatan. Tahun depan akan ada tambahan bangunan puskesmas di Kubu Raya,” ujarnya.

Melalui penguatan dua sektor tersebut, Pemkab Kubu Raya menargetkan peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, serta daya saing masyarakat sebagai fondasi pembangunan daerah jangka panjang. (Ant)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *