PONTIANAK, borneoreview.co – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menjadikan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XII tingkat kabupaten sebagai ajang seleksi dan penjaringan qori serta qoriah terbaik dari seluruh kecamatan untuk dipersiapkan mewakili daerah pada MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
“Walaupun kita belum pernah juara umum, kita harus selalu optimistis. Kita sudah berikhtiar, kemudian bertawakal. Tahun kemarin kita juara tiga dan itu harus kita syukuri,” kata Bupati Kubu Raya Sujiwo di Sungai Ambawang, Rabu (15/4/2026).
Sujiwo menegaskan optimisme daerahnya untuk meraih prestasi lebih tinggi pada ajang MTQ tingkat provinsi, meski hingga kini belum pernah meraih gelar juara umum.
Ia menilai Kubu Raya memiliki peluang besar untuk menjadi juara umum MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Barat karena didukung jumlah pondok pesantren terbanyak di Kalimantan, yang berpotensi melahirkan qori, qoriah, serta pembina terbaik.
“Kubu Raya ini pondok pesantrennya terbanyak se-Kalimantan. Artinya potensi untuk menjadi juara umum itu sangat besar. Tinggal bagaimana kita mengelola dan menyiapkan strategi bersama,” tuturnya.
Sebagai bentuk apresiasi dan motivasi, Sujiwo juga menyiapkan hadiah bagi peserta yang berprestasi di tingkat provinsi. Peraih medali emas akan diberangkatkan umroh, sedangkan juara dua dan tiga akan mendapatkan hadiah wisata religi.
“Ini bentuk penghargaan dan motivasi bagi peserta agar terus berprestasi,” katanya.
Sementara itu, Camat Sungai Ambawang Jurin menyampaikan rasa bangga karena wilayahnya dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ XII tingkat Kabupaten Kubu Raya.
Ia menyebut kegiatan tersebut sebagai kehormatan sekaligus momentum memperkuat kebersamaan masyarakat dalam keberagaman. MTQ tahun ini mengusung tema Merajut Harmoni dalam Keberagaman.
“MTQ bukan hanya kegiatan keagamaan, tetapi juga ruang mempererat persaudaraan di tengah masyarakat yang majemuk,” ujarnya.
Jurin menjelaskan, MTQ XII tingkat Kabupaten Kubu Raya diikuti 705 peserta dan pendamping dari seluruh kecamatan, dengan 25 cabang lomba yang dipertandingkan.
Kegiatan tersebut digelar di lima lokasi, yakni mimbar utama di Kantor Camat Sungai Ambawang, Masjid Miftahul Jannah, Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum, dan SMK Citra Borneo, serta akan berlangsung hingga 19 April 2026.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, panitia, masyarakat, serta seluruh pihak yang telah mendukung sehingga pelaksanaan MTQ dapat berjalan meriah dan sukses.
Ketua Umum LPTQ Kalimantan Barat Andi Musa turut mengapresiasi potensi besar Kubu Raya dalam ajang MTQ tingkat provinsi. Menurutnya, pengelolaan dan pembinaan peserta secara maksimal menjadi kunci untuk meraih hasil terbaik.
Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berharap melalui MTQ ini dapat lahir qori dan qoriah terbaik yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat Provinsi Kalimantan Barat.(Ant)
