BANJARBARU, borneoreview.co – Polda Kalimantan Selatan memasang sebanyak 50 titik suntik gambut di lahan karhutla di Kota Banjarbaru, khususnya di tiga wilayah prioritas penanggulangan di ring 1 Bandara Internasional Syamsudin Noor.
Melansir Antara, Sabtu (29/8/2026), Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan di Banjarbaru, Jumat kemarin, mengatakan metode suntik gambut terbilang efektif untuk memadamkan api dari dalam tanah.
“Pipa khusus suntik gambut sepanjang dua meter ini sudah kami tanam untuk pembasahan dari dalam tanah,” katanua.
Metode ini terbilang ampuh mengingat lahan gambut yang terbakar bisa menjalar dalam tanah sehingga perlu pembasahan hingga kedalaman dua meter.
“Meski api sudah padam dari permukaan, terkadang baranya masih menyala di dalam tanah dan menjalar sehingga bisa menyala kembali,” jelasnya.
Kapolda mengungkapkan inovasi cairan khusus untuk air yang disuntikkan berupa campuran busa untuk agen pembasah.
Cairan khusus itu berupa bahan sabun yang merupakan produk turunan dari olahan minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO).
“Kami berkolaborasi dengan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), mereka komitmen membantu pasokan bahan baku cairan dari turunan CPO ini,” ungkap Kapolda.
Dia menyebut hasil uji coba menunjukkan penurunan suhu tanah secara signifikan dengan area sekitar radius satu meter dari titik suntik menjadi dingin dan sumber api bawah tanah benar-benar padam.***
