SINTANG, borneoreview.co — PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Barat 2 (UPP KLB 2) melaksanakan audiensi bersama Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala di Kantor Bupati Sintang, Jumat (21/8), dalam rangka koordinasi terkait rencana pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV jalur Sintang–Simpang Silat.
Infrastruktur ketenagalistrikan tersebut merupakan bagian dari upaya PLN dalam memperkuat sistem transmisi dan meningkatkan keandalan pasokan listrik di wilayah Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Sintang dan Kabupaten Kapuas Hulu.
Audiensi tersebut menjadi langkah strategis PLN UPP KLB 2 dalam membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sintang sekaligus memastikan kesiapan aspek legal dan administratif dalam mendukung pelaksanaan pembangunan.
Salah satu tahapan penting dalam proses tersebut adalah penetapan lokasi pembangunan SUTT 150 kV Sintang–Simpang Silat melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Sintang mengenai Penetapan Lokasi Izin Pembangunan SUTT 150 kV Sintang–Simpang Silat.
Koordinasi dengan pemerintah daerah diperlukan untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan dapat dilaksanakan secara tertib, sesuai ketentuan, serta mendapatkan dukungan dari para pemangku kepentingan.
Pembangunan SUTT 150 kV Sintang–Simpang Silat memiliki peran penting dalam mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan energi listrik di wilayah Sintang dan Kapuas Hulu.
Peningkatan kapasitas dan keandalan jaringan transmisi diharapkan dapat mendukung kebutuhan listrik masyarakat, sektor industri, dunia usaha, serta berbagai aktivitas produktif lainnya.
Melalui pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang memadai, PLN terus mendorong terciptanya sistem kelistrikan yang semakin kuat, andal, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi serta pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menyampaikan apresiasi atas koordinasi yang dilakukan PLN UPP KLB 2 sekaligus menegaskan dukungan Pemerintah Kabupaten Sintang terhadap pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.
“Seluruh proyek strategis nasional harus dan wajib didukung oleh seluruh pejabat daerah serta seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali. Pemerintah Kabupaten Sintang sangat mendukung pengembangan kebutuhan kelistrikan di Kalimantan Barat, khususnya di Kabupaten Sintang. Ketersediaan listrik yang andal merupakan salah satu fondasi penting dalam menggerakkan roda perekonomian dan meningkatkan pembangunan daerah,” ujar Gregorius.
Manager PLN UPP KLB 2 Ronald Lapasau menegaskan bahwa PLN berkomitmen untuk menghadirkan infrastruktur ketenagalistrikan yang mampu menjawab peningkatan kebutuhan energi listrik masyarakat.
“Pertumbuhan kebutuhan listrik harus diimbangi dengan peningkatan kapasitas dan keandalan sistem kelistrikan. Pembangunan SUTT 150 kV Sintang–Simpang Silat merupakan bagian dari upaya PLN untuk memperkuat sistem transmisi sekaligus memastikan pasokan listrik yang andal bagi masyarakat di Kabupaten Sintang dan Kapuas Hulu. Untuk itu, kami sangat membutuhkan dukungan Pemerintah Kabupaten Sintang, para pemangku kepentingan, serta seluruh tokoh masyarakat agar pembangunan dapat berjalan lancar hingga selesai,” tutur Ronald.
PLN UPP KLB 2 bersama Pemerintah Kabupaten Sintang berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam mendukung kelancaran pembangunan SUTT 150 kV Sintang–Simpang Silat.
Kehadiran infrastruktur transmisi ini diharapkan dapat meningkatkan keandalan pasokan listrik, membuka peluang pengembangan industri dan investasi, serta memberikan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sintang dan Kapuas Hulu.
Melalui sinergi antara PLN, pemerintah daerah, dan masyarakat, pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang sekaligus menjadi bagian dari kontribusi PLN dalam mendukung pembangunan Kalimantan Barat.***
