Seleksi Terbuka Sekda Melawi Dimulai, Lima Peserta Berebut Jabatan Tertinggi ASN

Seleksi terbuka

NANGA PINOH, borneoreview.co – Pemerintah Kabupaten Melawi resmi memulai tahapan Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Melawi Tahun 2026. Sebanyak lima peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi mengikuti tahapan seleksi yang dibuka Wakil Bupati Melawi, Malin, S.H., di salah satu hotel di Nanga Pinoh, Rabu (7/10/2026).

Dalam pembukaan seleksi, Malin menegaskan jabatan Sekretaris Daerah memiliki posisi strategis dalam memastikan penyelenggaraan pemerintahan daerah berjalan efektif dan berkesinambungan.

Menurutnya, proses seleksi harus mampu menjaring figur yang tidak hanya memiliki pengalaman sebagai aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga memenuhi aspek integritas, kompetensi, kepemimpinan dan kemampuan manajerial.

“Jabatan Sekda adalah jabatan karier tertinggi seorang ASN. Karena itu, saya yakin lima peserta yang mengikuti seleksi terbuka ini merupakan orang-orang terbaik yang memiliki pengalaman sebagai ASN,” ujar Malin.

Seleksi Sekda tersebut menjadi perhatian penting karena pejabat Sekda Melawi saat ini, Drs. Paulus, akan memasuki masa purna tugas pada November 2026.

Malin mengatakan kesinambungan kepemimpinan birokrasi perlu dipersiapkan sejak awal agar tidak terjadi kekosongan jabatan yang dapat mengganggu koordinasi pemerintahan daerah.

“Jangan sampai terjadi kekosongan. Dalam sistem pemerintahan yang baik, posisi Sekda merupakan penyeimbang Bupati dan Wakil Bupati sebagai kepala daerah yang merupakan jabatan politis,” katanya.

Ia menjelaskan, Sekda memiliki tanggung jawab yang luas. Selain menjalankan fungsi administrasi pemerintahan, Sekda juga berperan dalam mengoordinasikan perangkat daerah, menjaga kesinambungan birokrasi serta mendukung pelaksanaan pembangunan daerah.

Karena itu, Malin meminta seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara objektif, transparan dan terukur. Assessment yang menjadi bagian dari proses seleksi juga diharapkan tidak sekadar menjadi formalitas, melainkan mampu memetakan potensi dan kompetensi setiap peserta sesuai standar jabatan.

“Hal ini penting guna menjamin kualitas pejabat yang profesional, mampu bekerja secara efektif, serta dapat mendukung percepatan pembangunan daerah dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Malin juga meminta kelima peserta mengikuti seluruh tahapan dengan serius dan menunjukkan kemampuan terbaik. Menurutnya, proses seleksi menjadi kesempatan untuk mengukur kapasitas peserta berdasarkan standar yang telah ditetapkan.

Pemkab Melawi, lanjutnya, memberikan kepercayaan kepada Pansel untuk menjalankan proses seleksi secara profesional dan sesuai ketentuan.

“Saya percaya tim panitia seleksi adalah orang-orang hebat yang akan melaksanakan tugas dengan maksimal dan menghasilkan hasil yang maksimal. Saya juga yakin para peserta seleksi sudah mempersiapkan diri dengan baik,” ungkapnya.

Ia menambahkan, setiap tahapan akan memberikan penilaian berdasarkan standar kompetensi dan nilai yang telah ditentukan. Peserta yang memenuhi atau melampaui standar tersebut akan menjadi bagian dari proses rekomendasi untuk pengisian jabatan Sekda.

“Ada standar nilai yang dipakai dalam mengikuti tahap seleksi. Hanya peserta yang melampaui nilai yang telah ditetapkan yang akan direkomendasikan nantinya,” jelas Malin.

Ia berharap proses seleksi menghasilkan figur yang mampu memperkuat koordinasi antarperangkat daerah, menjaga kesinambungan birokrasi dan mendukung pelaksanaan visi serta program pembangunan Kabupaten Melawi.

Dengan dimulainya seleksi terbuka tersebut, Pemkab Melawi menargetkan pengisian jabatan Sekda dapat berlangsung secara profesional dan objektif, sehingga menghasilkan pimpinan birokrasi yang memiliki integritas, kompetensi, profesionalisme serta komitmen terhadap pelayanan masyarakat dan pembangunan daerah.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *