PONTIANAK, borneoreview.co – Pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dari Kalimantan Barat mencatat penjualan mencapai Rp535 juta pada ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Jakarta.
“Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Barat menghadirkan produk dari 11 UMKM binaan dalam ajang yang berlangsung pada 20–23 Agustus 2026 tersebut. Produk yang ditampilkan meliputi wastra Nusantara seperti Tenun Sambas, Tenun Ikat Pantang Sintang, Tenun Sidan, serta produk kopi, cokelat, makanan jadi, dan ready to wear fashion,” kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalbar Doni Septadijaya di Pontianak, Rabu (26/8/2026).
Doni mengatakan penjualan di stan wastra Kalbar tersebut meningkat 61,75 persen dibandingkan capaian tahun sebelumnya. Produk Kalbar juga mendapat perhatian dari sejumlah pejabat negara, pelaku industri kreatif, desainer, selebritas dan pemerhati UMKM.
Selain penjualan produk, UMKM Liberika Sambas berhasil terpilih melalui proses kurasi untuk dikemas dan diperkenalkan sebagai salah satu kopi premium KKI 2026.
Dia menjelaskan capaian tersebut menunjukkan potensi produk dan talenta daerah yang semakin mampu bersaing di tingkat nasional.
“Ke depan, Bank Indonesia Kalimantan Barat terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung pengembangan komoditas unggulan daerah,” katanya.
Prestasi Kalbar juga ditorehkan Farhan Dirga Widyatama yang meraih Juara III Kompetisi Cangkir Barista 2026. Ia berhasil menembus final setelah bersaing dengan ribuan peserta dari berbagai daerah.
Kompetisi tersebut diikuti 2.736 pendaftar, termasuk 419 barista bersertifikasi internasional. Dirga menjadi salah satu dari enam finalis yang berasal dari Kalbar, Jawa Barat, Kepulauan Riau, Kalimantan Timur dan Papua.
“Sementara itu, secara nasional KKI 2026 mencatat penjualan sementara Rp144,2 miliar hingga 22 Agustus, meningkat 46 persen dibandingkan capaian 2025. Business matching ekspor mencapai Rp169,9 miliar, sedangkan business matching pembiayaan mencapai Rp285 miliar,” kata Doni.(Ant)
