JAKARTA, borneoreview.co – Komitmen industri batu bara menjaga udara bebas debu, menuntut perangkat operasional pertambangan yang lebih ramah lingkungan. Meminimalisir sebaran debu di lahan penyimpanan batu bara.
Teknologi struktur kubah penyimpanan batu bara efektif mengurangi pencemaran udara. Sekaligus melindungi bahan baku dari kontaminasi hujan dan panas.
Konstruksi kubah berupa struktural baja atau aluminium yang dilapisi dengan material kaca, kayu, kain, atau logam. Sistem struktural ini menggunakan konektor mekanis yang kuat dan serbaguna.
Kekuatan struktur kubah berasal dari pola sambungan tongue-and-groove (lidah-dan-alur) yang memungkinkan transmisi momen lentur melintasi titik sambungan tersebut. Struktur ini memungkinkan beragam bentuk permukaan geometris.
Pupuk Kaltim salah satu perusahaan yang sejak lama menggunakan kubah penyimpanan batu bara berbentuk melingkar pada fasilitasnya di Bontang, Kalimantan Timur.
Proses perakitan dimulai dari bagian atas dinding beton dan berlanjut ke puncak kubah. Butuh waktu 2 bulan untuk merakit struktur lapisan luar berbahan aluminium yang melibatkan 20 pekerja.
Perusahaan tambang nikel, Harita Nickel juga membangun dua coal storage dome atau kubah penyimpanan batu bara di Pulau Obi, Maluku Utara.
Masing-masing kubah berukuran panjang 600 meter dan lebar 140 meter -setara lima lapangan sepak bola. Kubah penyimpanan milik Harita Nickel mampu menampung hingga 370 ribu ton batu bara.
Rancangan kubah penyimpanan batu bara kedap udara. Kubah berisi gas lembam untuk mengurangi kadar oksigen sekaligus mencegah kebakaran.
Penggunaan kubah penyimpanan mampu menjaga kualitas batu bara karena terlindung dari perubahan cuaca. Desain ini juga mencegah debu menyebar ke lingkungan sekitar.
Geometrica adalah salah satu kontraktor pembangunan kubah penyimpanan batu bara di Indonesia. Mereka memiliki teknologi rancang bangun bernama “Freedome”.
Teknologi ini memungkinkan Geometrica membangun kubah geodesik dan kubah berbentuk bebas yang efisien.
Geometrica telah membangun beberapa kubah terbesar di dunia menggunakan teknologi ini, termasuk Jeddah Superdome —kubah geodesik monumental dengan bentang 210 meter di Arab Saudi.
Perusahaan ini mengoperasikan pabrik di Monterrey, Meksiko, serta satu pabrik lainnya di Tianjin, Tiongkok.
Perusahaan memiliki sertifikasi sistem manajemen mutu standar ISO 9001:2015, sertifikasi ISO 3834 untuk mutu pengelasan, serta sertifikasi EN 1090 persyaratan wajib untuk ekspor ke Uni Eropa.***
