PT Perta Arun Gas Layani Prosedur Keamanan Muatan Kargo LNG

Kapal kargo LNG.

LHOKSEUMAWE, borneoreview.co – PT Pertamina Gas (Pertagas) menyediakan jasa penanganan khusus memuat LNG ke kapal kargo yang beroperasi di Terminal Gas Arun, Lhokseumawe, Aceh. Prosedur keselamatan untuk menjaga ketahanan struktur tangki kapal.

Hal ini memperkuat posisi PT Pertamina Gas sebagai perusahaan terintegrasi yang menyediakan layanan one stop energy provider. Prosedur Gassing Up and Cooling Down (GUCD) berlaku bagi kapal kargo LNG internasional dan domestik.

PT Perta Arun Gas (PAG), anak perusahaan PT Pertamina Gas yang bertanggung jawab melayani pengoperasian Gassing Up and Cooling Down (GUCD).

GUCD adalah standar keamanan muatan LNG. Memastikan tangki kapal berada dalam kondisi ideal dan aman sebelum memuat molekul gas cair.

Sebab kapal kargo tidak dapat langsung memuat begitu saja LNG. Ada prosedur keselamatan untuk mencegah bahaya akibat perubahan suhu drastis dan menjamin kualitas muatan LNG.

PT Perta Arun Gas (PAG) memulai usaha pada tahun 2023. Menerima permintaan layanan GUCD pertama dari BP Singapore dengan jumlah volume 4.900 m³ dan aktual molekul sebesar 115.060,000 Million British Thermal Unit (MMBTU).

Hingga tahun 2026 PT Perta Arun telah melayani lebih dari 38 kapal kargo yang berasal dari 15 perusahaan dunia.

Sampai pertengah tahun ini, perseroan menerima 18 kapal kargo dengan aktual volume LNG yang diterima sebesar 70.000 m³ dengan aktual molekul sebesar 1,6 juta MMBTU.

PT Perta Arun Gas mengembangkan kapabilitas bisnis GUCD yang mampu melayani kebutuhan kapal LNG dari berbagai pelaku industri.

Pertumbuhan ini sejalan dengan strategi mengoptimalkan fasilitas Terminal Arun dan memperluas portofolio kerja sama dengan pelaku LNG global serta international counterparts.

President Director PT Perta Arun Gas, Yan Syukharial mengatakan, pengembangan layanan GUCD bagian dari komitmen perseroan mengoptimalkan aset Arun. Sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai penyedia layanan LNG yang terintegrasi.

“Layanan GUCD menjadi salah satu bentuk optimalisasi infrastruktur LNG Terminal Arun. Wujud komitmen PAG memberikan layanan yang aman, andal, dan berkualitas kepada para pengguna jasa,” kata Yan.

Yan Syukharial optimistis melihat peluang bisnis GUCD mempunyai potensi yang besar. Sebelumnya, hanya Singapura yang menjadi pemain utama bisnis GUCD di Asia.

Peningkatan volume dan bertambahnya pelanggan menjadi momentum bagi PT Perta Arun Gas untuk terus meningkatkan utilisasi aset. Sekaligus memperkuat kompetensi sumber daya manusia, dan meningkatkan keandalan fasilitas.

Sehingga Terminal LNG Arun dapat semakin berperan dalam mendukung kebutuhan LNG nasional maupun pasar internasional.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *