PONTIANAK, borneoreview.co – Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar), Rasmidi, meyakini berita lokal masih memiliki daya tarik kuat bagi masyarakat. Informasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari dinilai tetap menjadi perhatian publik di tengah perkembangan berbagai platform digital.
Hal tersebut disampaikan Rasmidi dalam Forum Group Discussion (FGD) yang difasilitasi Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Barat di Ruang Pertemuan Komisi I, Gedung DPRD Kalbar, Rabu (30/9/2026).
Kegiatan tersebut mempertemukan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, lembaga penyiaran, radio, media siber, hingga organisasi profesi dan perusahaan media di Kalimantan Barat. FGD membahas peran serta keberlanjutan media dalam mendukung penyebaran informasi publik.
Menurut Rasmidi, keberadaan media lokal masih sangat penting karena mampu menghadirkan informasi yang berkaitan langsung dengan kondisi masyarakat dan pembangunan daerah.
Ia juga meminta pemerintah daerah memberikan apresiasi kepada media massa yang menjalankan kerja jurnalistik secara profesional, kredibel, dan sesuai dengan etika pers.
Bentuk apresiasi tersebut, kata dia, dapat dilakukan melalui kerja sama publikasi maupun dukungan iklan kepada media yang memenuhi standar profesional.
“Media yang baik tentu penting bagi pelaksanaan pembangunan bersama di Kalimantan Barat,” ujar Rasmidi.
Ia menegaskan, media massa memiliki peran strategis dalam kehidupan sosial masyarakat maupun dalam mengawal proses pembangunan daerah. Karena itu, hubungan antara pemerintah dan media tidak seharusnya hanya terjalin ketika muncul persoalan.
“Jangan sampai, kalau ada masalah baru menemui media,” katanya.
Rasmidi menilai media yang dikelola dengan baik akan menghasilkan produk jurnalistik yang berkualitas. Selain menjalankan fungsi penyebaran informasi, media juga memiliki peran sebagai ruang kontrol sosial bagi masyarakat.
Ia menyebut keberlanjutan industri media perlu menjadi perhatian bersama, mengingat perusahaan pers juga membutuhkan dukungan agar dapat terus menjalankan aktivitas jurnalistik secara profesional.
“Media massa butuh keberlanjutan dalam menjalankan bisnis medianya. Sudah selayaknya pemerintah daerah di Kalimantan Barat memberikan apresiasi itu,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rasmidi juga berharap insan pers tetap mengedepankan praktik jurnalisme yang baik, berimbang, adil, dan bertanggung jawab. Dengan demikian, informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap berpegang pada prinsip dan etika jurnalistik.***
