NEWCASTLE, borneoreview. co – Dari lingkungan yang kotor, tambang batu bara di Newcastle, lahir cikal bakal teknologi lokomotif kereta uap. Menjelajah Inggris hingga seluruh Eropa.
Stockton & Darlington Railway di Inggris adalah jalur kereta api pertama di dunia yang mengoperasikan layanan angkutan barang dan penumpang bertenaga uap.
Tahun 1821, George Stephenson -teknisi otodidak- kelahiran Wylam, Northumberland, mendengar kabar rencana Edward Pease membangun jalur rel besi.
Membangun jalur transportasi sepanjang 12,9 kilometer dari Stockton ke Darlington, Edward Pease bermaksud memanfaatkan cadangan batu bara yang melimpah.
George Stephenson berhasil meyakinkan Edward Pease bahwa mesin uap mampu menarik beban 50 kali lipat dari kekuatan kuda di atas rel besi. Merasa terkesan, Pease setuju memercayakan pembangunan sarana jalur tersebut kepada Stephenson.
George Stephenson sebelumnya telah membuat beberapa mesin uap yang beroperasi di tambang batu bara Killingworth. Sejak usia belia dia membantu ayahnya yang bekerja sebagai mekanik mesin uap atmosferik Newcome di tambang batu bara Newcastle.
Kejeniusannya menangani mesin uap, akhirnya mengantarkan George Stephenson meraih posisi engine wright (kepala mekanik) di tambang batu bara Killingworth.
Dodorong rasa penasaran, pada tahun 1813, George Stephenson mengunjungi tambang batu bara di wilayah tetangga untuk melihat “ketel uap beroda” buatan John Blenkinsop.
John Blenkinsop merancang mesin uap pengangkut batu bara keluar dari lubang-lubang tambang. Kendalanya, mesin yang berat tidak memiliki daya cengkram cukup kuat di atas rel kayu yang licin.
Stephenson merasa mampu menyelesaikan masalah rancangan John Blenkisop. Setelah berkonsultasi dengan Lord Ravensworth, pemilik utama tambang Killingworth, Stephenson membangun “Blucher, lokomotif yang mampu menarik delapan gerbong bermuatan total 30 ton batu bara dengan kecepatan 6 kilometer per jam.
Belum puas dengan rancangannya, George Stephenson berupaya meningkatkan tenaga lokomotif dengan menerapkan sistem “semburan uap” (steam blast). Uap buangan diarahkan ke cerobong asap, sehingga menarik aliran udara yang meningkatkan daya hisap.
Era transportasi kereta bermula pada 27 September 1825. Ketika kereta penumpang umum pertama yang ditarik lokomotif “Active” karya Stephenson beroperasi dari Darlington menuju Stockton.
Rangkaian gerbong mengangkut 450 penumpang dengan kecepatan 24 kilometer per jam. Keberhasilan itu menarik perhatian pejabat di Liverpool dan Manchester, yang memanggil George Stephenson untuk membangun jalur kereta api sepanjang 64 kilometer yang menghubungkan kedua kota.
Pada 15 September 1830, delapan lokomotif beroperasi di jalur Liverpool-Manchester. Semuanya hasil produksi pabrik Stephenson di Newcastle.
Sejak saat itu, pembangunan jalur kereta api berkembang pesat di seluruh Inggris, Eropa, dan Amerika Utara. George Stephenson terus berperan sebagai tokoh kunci dalam pengembangan moda transportasi ini.
Dia berhasil memecahkan berbagai persoalan terkait konstruksi jalur, desain jembatan, serta pembuatan lokomotif dan rangkaian kereta. Stephenson membangun banyak jalur kereta api lainnya di wilayah Midlands dan bertindak sebagai konsultan untuk berbagai proyek kereta api, baik di dalam maupun luar negeri.***
