Forikan Kalbar: Makan Ikan Budaya Masyarakat

Makan Ikan

PONTIANAK, borneoreview.com – Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) sekaligus Ketua TP PKK Kalimantan Barat Erlina Ria Norsan menjadikan makan ikan sebagai budaya masyarakat untuk mendukung kesehatan dan kualitas generasi penerus.

“Di dalam ikan itu banyak sekali kandungan yang betul-betul bermanfaat untuk pertumbuhan anak. Maka mulai saat ini, gerakan gemar makan ikan harus sering kita giatkan dan sosialisasikan serta kita jadikan budaya dalam masyarakat kita,” kata Erlina saat menghadiri Pekan Produk Kelautan dan Perikanan 2026 yang menjadi bagian Gelar Kapasitas Daerah dalam rangka HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Pontianak, Kalbar, Kamis (13/8/2026).

Menurut Erlina, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada pengembangan produk kelautan dan perikanan, tetapi juga mendorong ikan semakin dekat dengan keluarga sebagai sumber pangan sehat dan bergizi.

Ia menilai kampanye konsumsi ikan perlu semakin digencarkan karena pola konsumsi masyarakat, khususnya anak-anak, saat ini cenderung lebih banyak mengonsumsi daging ayam dibandingkan ikan.

Erlina mengatakan Kalimantan Barat memiliki potensi kelautan dan perikanan yang besar sehingga perlu diikuti dengan pengembangan hilirisasi agar komoditas perikanan tidak hanya dijual sebagai bahan mentah.

Menurut dia, hilirisasi dapat meningkatkan nilai tambah produk, membuka peluang usaha, memperkuat UMKM, meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, sekaligus menghadirkan produk perikanan berkualitas di meja makan keluarga.

Ia juga mendorong sekolah, UMKM, organisasi masyarakat, dan berbagai pihak lainnya terlibat dalam membangun budaya gemar makan ikan. Produk perikanan juga perlu diolah secara inovatif agar lebih beragam, menarik, praktis dan sesuai dengan selera masyarakat, terutama anak-anak.

“Dengan demikian, gemar makan ikan tidak hanya meningkatkan konsumsi ikan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi UMKM serta meningkatkan nilai tambah produk perikanan,” katanya.

Erlina menilai penguatan ekonomi masyarakat pesisir dan hilirisasi produk perikanan harus berjalan beriringan dengan peningkatan produksi. Menurutnya, diperlukan ekosistem kelautan yang produktif untuk menciptakan masyarakat pesisir sejahtera dan generasi yang berkualitas.

“Mari kita dukung produk perikanan lokal Kalimantan Barat. Dari laut kita hadirkan sumber pangan, dari ikan kita hadirkan gizinya, dan dari hilirisasi kita tingkatkan nilai tambahnya,” ujarnya.

Pekan Produk Kelautan dan Perikanan 2026 mengangkat tema hilirisasi sektor kelautan dan perikanan menuju kemandirian pangan dan ekonomi berkelanjutan, serta menghadirkan pameran, edukasi peningkatan konsumsi ikan, demo memasak dan promosi produk olahan perikanan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Gelar Kapasitas Daerah yang melibatkan pemerintah, PKK, pelaku UMKM, perguruan tinggi, komunitas, organisasi dan masyarakat untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus membuka peluang kolaborasi.(Ant)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *