Kehidupan Sehari-hari Tak Bisa Lepas dari Sawit, BPDP: Mulai Bangun Tidur sampai Kembali Tidur

sawit

JAKARTA, borneoreview.co – Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menyatakan manfaat sawit hadir hampir di setiap aktivitas harian masyarakat.

Namun demikian, peran sawit ini dalam kehidupan sehari-hari sering kali tidak disadari oleh masyarakat.

“Mulai dari bangun tidur sampai kembali tidur, kita menggunakan produk-produk turunan kelapa sawit,” ujar perwakilan dari Divisi Kerja Sama Kelembagaan BPDP, Muhammad Farouq Rosyadi, seperti disiarkan Antara, Rabu (22/4/2026).

Dia mencontohkan saat sarapan membuat telur dengan minyak goreng, lalu mandi menggunakan pasta gigi dan sampo, hingga berangkat kerja menggunakan transportasi umum seperti bus yang memakai biodiesel berbasis sawit.

Oleh karena itu, dia berharap masyarakat dapat melihat sawit sebagai bagian penting dari sistem penunjang kehidupan modern.

Untuk itu BPDP bersama dengan Olenka berinisiatif menggelar acara Sawit on Town (SWOT) di Kota Bekasi, Jawa Barat, sebagai bagian dari upaya menghadirkan edukasi sawit yang lebih interaktif dan membumi di tengah masyarakat.

Dikatakannya, tidak banyak orang yang menyadari bahwa tanaman kelapa sawit memiliki peran dan manfaat yang sangat luas dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Kelapa sawit hadir dalam berbagai produk yang digunakan oleh masyarakat sejak pagi hingga malam hari.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menyapa masyarakat sekaligus memperkenalkan berbagai manfaat minyak kelapa sawit dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Sementara itu Founder Olenka Kreasi Festival Edy Nurmansyah, menegaskan kontribusi sawit sangat luas dan menyatu dalam berbagai produk yang digunakan masyarakat.

Produk turunan kelapa sawit hadir mewarnai 24 jam keseharian masyarakat dalam berbagai kebutuhan rumah tangga maupun personal care, tambahnya, mulai dari sabun, sampo, dan deterjen, hingga produk kosmetik, margarin, roti, krimer, bahkan susu formula bayi, semuanya tidak lepas dari kontribusi industri sawit.

“Pemahaman ini penting agar masyarakat tidak lagi melihat sawit sebatas komoditas industri semata,” katanya.

Pada kesempatan itu dia menyebutkan kegiatan Sawit on Town merupakan bentuk dukungan terhadap BPDP yang berkontribusi besar bagi perkembangan industri kelapa sawit dan perekonomian Indonesia.

“Terlebih lagi, sawit hadir dalam keseharian kita, termasuk sebagai bahan kosmetik,” katanya.

Sementara itu Dokter Spesialis Estetika Medis, Irdawati Novita mengungkapkan bahwa kandungan dalam sawit memiliki potensi besar untuk perawatan kulit.

Selain sebagai sumber vitamin E, lanjut dia, sawit mengandung tocotrienol yang kekuatannya 40 hingga 60 kali lebih tinggi sebagai antioksidan, bahkan hingga 100 kali dibandingkan vitamin C.

“Kandungan tersebut memiliki manfaat anti-inflamasi yang efektif untuk berbagai permasalahan kulit. Mulai dari flek, iritasi, hingga luka dan jerawat, kandungan dari sawit dapat membantu proses pemulihan,” katanya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *