Pemkab Kubu Raya Hidupkan Kembali Semangat Gotong Royong

Gotong Royong

PONTIANAK, borneoreview.co – Bupati Kubu Raya Sujiwo mengajak aparatur sipil negara (ASN), pemerintah desa, serta masyarakat untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong dalam menyambut Hari Ulang Tahun ke-19 Kabupaten Kubu Raya dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Menjelang peringatan HUT ke-19 Kubu Raya saya mengajak kepada seluruh ASN, pelaku usaha dan masyarakat untuk bersama-sama kembali menghidupkan semangat gotong royong untuk menyukseskan HUT Kubu Raya tersebut,” kata Sujiwo di Sungai Raya, Senin (29/6/2026).

Dia mengatakan, peningkatan gotong royong tersebut juga sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya kebersamaan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan di daerah.

Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah menerbitkan surat edaran yang menginstruksikan seluruh perangkat daerah, kecamatan, puskesmas, hingga pemerintah desa untuk memperindah lingkungan kerja masing-masing menjelang peringatan hari besar tersebut.

Menurutnya, seluruh kantor pelayanan publik harus menjadi contoh dalam menciptakan lingkungan yang bersih, rapi, hijau, dan nyaman bagi masyarakat yang datang untuk mendapatkan pelayanan.

“Saya minta seluruh kepala OPD memperindah kantor masing-masing. Tanami pohon, bersih-bersih, kalau sudah kusam silakan dicat. Kantor camat, puskesmas, sampai kantor desa juga harus menjadi tempat pelayanan yang nyaman bagi masyarakat,” kata Sujiwo.

Bupati menegaskan bahwa gerakan tersebut tidak hanya bersifat seremonial dalam rangka peringatan hari jadi daerah dan kemerdekaan, tetapi juga sebagai upaya membangun budaya hidup bersih dan peduli lingkungan secara berkelanjutan.

Ia juga meminta Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah untuk mengoordinasikan seluruh perangkat daerah agar kegiatan gotong royong dapat dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten Kubu Raya.

Menurut Sujiwo, semangat gotong royong merupakan nilai luhur bangsa yang mulai mengalami pergeseran, terutama di wilayah perkotaan, sehingga perlu terus dihidupkan kembali dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

“Gotong royong adalah warisan leluhur kita. Sekarang semangat itu mulai luntur, terutama di wilayah perkotaan. Karena itu mari kita bangkitkan kembali agar menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari,” kata dia.

Ia berharap seluruh instansi pemerintah dapat menjadi teladan dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih, tertata, dan asri sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kubu Raya yang asri dan berkelanjutan.

Sujiwo menambahkan, lingkungan kerja yang bersih dan nyaman tidak hanya berdampak pada estetika daerah, tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan publik serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah.

Melalui gerakan gotong royong tersebut, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menegaskan komitmennya untuk menjadikan kebersihan lingkungan sebagai budaya bersama yang terus dijaga, bukan sekadar kegiatan insidental menjelang peringatan hari besar,” kata Sujiwo.(Ant)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *