PONTIANAK, borneoreview.co – Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan menegaskan pentingnya pemerintah provinsi setempat melestarikan situs budaya dan kawasan hutan adat saat kunjungan kerja ke situs keramat Raja Mawikng di Desa Saham, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak.
“Tempat keramat ini wajib dijaga dan dilestarikan oleh seluruh komponen masyarakat Dayak. Di sinilah letak jati diri sekaligus kekuatan kita dalam menjaga alam Kalimantan Barat,” kata dia di Landak, Senin (20/4/2026).
Dia menjelaskan situs Raja Mawikng memiliki nilai historis dan spiritual yang tinggi bagi masyarakat Dayak, sehingga harus dijaga sebagai bagian dari identitas dan kekuatan budaya lokal.
Ia menambahkan situs-situs keramat tidak hanya berfungsi sebagai tempat ritual adat, tetapi juga mencerminkan kearifan lokal masyarakat dalam menjaga keseimbangan antara manusia dan alam.
Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah, ia menyatakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat akan mengalokasikan anggaran pada 2027 untuk pengembangan kawasan tersebut sebagai cagar budaya.
Pengembangan itu, meliputi penyediaan fasilitas tempat berdoa dan pelaksanaan upacara adat yang lebih representatif serta dukungan infrastruktur berupa perbaikan akses jalan dan jembatan menuju lokasi melalui bantuan keuangan kepada pemerintah kabupaten.
“Pengembangan dilakukan dengan tetap mempertahankan nuansa alami hutan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari nilai budaya itu sendiri,” katanya.
Selain itu, ia mengingatkan generasi muda Dayak untuk tetap menjaga warisan leluhur di tengah arus modernisasi.
Menurutnya, kemajuan teknologi tidak boleh menghilangkan akar budaya masyarakat adat.
“Jika warisan leluhur dan tempat keramat kita punah, maka kita juga berpotensi kehilangan jati diri. Karena itu, mari kita jaga budaya sebagai kekuatan bangsa,” kata dia.
Pemerintah berharap upaya penetapan situs Raja Mawikng sebagai cagar budaya dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan dan penghormatan terhadap tradisi lokal di Kalimantan Barat.(Ant)
