Potensi Kemarau di Kaltara sampai Oktober, BMKG: El Nino Aktif hingga Akhir Tahun

kemarau

TANJUNG SELOR, borneoreview.co – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Tanjung Harapan memprediksi Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mengalami musim kemarau hingga Oktober 2026.

Melansir Antara, Rabu (19/8/2026), Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Tanjung Harapan, Agus Ariyanto, pun menyatakan hingga Oktober nanti ada beberapa daerah masih mengalami kekeringan yang cukup parah.

“Untuk prediksi musimnya, kami prediksikan itu di Oktober masih kemarau. El Nino-nya juga masih aktif hingga akhir tahun,” ujarnya, kemarin.

Khusus untuk wilayah Kabupaten Bulungan, kata dia, cuacanya sangat panas dan bisa dikatakan ekstrem.

“Kalau untuk Bulungan cukup panas. Suhu rata-rata kalau sekarang di atas 34-35 derajat Celsius dan itu cukup ekstrem,” katanya.

Suhu cuaca di Tanjung Selor, lanjutnya, memang tergolong ekstrem dan berbeda dengan daerah pantai seperti di Tarakan serta Nunukan yang ia nilai di bawah ekstrem.

“Di sini cukup panas. Beberapa kali kami di Tanjung Selor juga terpantau menjadi 10 kota dengan suhu udara tertinggi di Indonesia,” ungkapnya.

Terkait fenomena El Nino ini, kata dia memiliki potensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah di Kaltara.

Sejumlah titik panas di Kaltara menurut dia telah terdeteksi dan mulai terasa asap menyelimuti Tanjung Selor akibat karhutla.

Karena itu, dia mengimbau masyarakat agar waspada terhadap penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

“Untuk jarak pandang penerbangan masih aman, namun yang perlu diwaspadai terkait dengan gangguan kesehatan ISPA,” katanya.

Dalam beberapa hari ini ada hujan di Tarakan, Tana Tidung, dan juga pada Selasa pagi di Tanjung Selor.

Namun, menurut dia hujan tersebut hanya bersifat lokal dan belum memengaruhi dinamika musimnya.

Untuk peralihan musim kemarau ke musim hujan, sebut Agus, BMKG memprediksi wilayah Kabupaten Nunukan dan Malinau yang akan lebih dahulu dari kabupaten/kota lainnya di Kaltara.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *