Sekda Melawi Serukan ASN Tegakkan Integritas, Zero Tolerance Korupsi Jadi Komitmen Bersama

Komitmen

MELAWI, borneoreview.co – Pemerintah Kabupaten Melawi menegaskan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.

Komitmen tersebut kembali disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Melawi, Paulus, saat memimpin apel pagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Kantor Bupati Melawi, Senin (3/8/2026).

Apel tersebut diikuti jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Melawi, mulai dari staf ahli bupati, para asisten, kepala perangkat daerah, pejabat administrator, pejabat fungsional, hingga seluruh ASN.

Dalam amanatnya, Paulus menyampaikan pentingnya implementasi kebijakan Zero Tolerance terhadap praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Bupati Melawi.

Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam membangun birokrasi yang profesional dan dipercaya masyarakat.

Paulus menegaskan, penerapan Zero Tolerance bukan hanya sebatas pernyataan atau slogan, melainkan harus diwujudkan melalui sikap dan tindakan nyata seluruh aparatur dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Komitmen ini harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Setiap ASN memiliki tanggung jawab menjaga integritas dan memberikan pelayanan yang jujur, cepat, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat,” tegas Paulus.

Ia mengatakan, keberhasilan reformasi birokrasi sangat bergantung pada kualitas integritas aparatur.

ASN tidak hanya dituntut memiliki kompetensi dalam bekerja, tetapi juga harus mampu menjaga etika, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai kejujuran dan tanggung jawab.

Menurut Paulus, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah dibangun melalui perilaku dan pelayanan yang diberikan oleh setiap ASN.

“Integritas adalah modal utama dalam membangun pemerintahan yang kredibel. Setiap ASN harus memiliki komitmen yang sama untuk memberikan pelayanan terbaik sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat kepada pemerintah daerah,” ujarnya.

Selain menekankan penguatan integritas, Sekda Melawi juga mengajak seluruh perangkat daerah mendukung pelaksanaan Survei Penilaian Integritas (SPI) yang diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Paulus meminta para pimpinan perangkat daerah melakukan pembinaan dan pengawasan agar seluruh ASN dapat berpartisipasi secara jujur serta bertanggung jawab dalam pelaksanaan survei tersebut.

Menurutnya, SPI KPK merupakan instrumen penting untuk mengetahui tingkat risiko korupsi dalam penyelenggaraan pemerintahan sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam memperbaiki sistem dan tata kelola birokrasi.

“SPI menjadi salah satu alat ukur untuk melihat sejauh mana upaya pencegahan korupsi berjalan. Hasilnya harus menjadi bahan perbaikan agar tata kelola pemerintahan semakin baik,” jelasnya.

Lebih lanjut, Paulus menyampaikan bahwa kebijakan Zero Tolerance berarti Pemerintah Kabupaten Melawi tidak memberikan ruang bagi berbagai bentuk penyimpangan, baik berupa penyalahgunaan kewenangan, gratifikasi, pungutan liar, konflik kepentingan, manipulasi administrasi, maupun pelanggaran lainnya.

“Tidak boleh ada toleransi terhadap setiap bentuk pelanggaran integritas. Seluruh ASN dituntut menjunjung tinggi profesionalisme, disiplin, serta menjadikan kejujuran sebagai prinsip utama dalam setiap pelaksanaan tugas,” katanya.

Ia berharap Surat Edaran Bupati Melawi tersebut tidak berhenti sebagai dokumen administratif, tetapi menjadi pedoman yang diterapkan dalam budaya kerja sehari-hari.

Menurutnya, birokrasi yang sehat harus dibangun melalui kebiasaan saling mengingatkan, saling mengawasi, serta memiliki kesadaran bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Menutup arahannya, Paulus mengajak seluruh ASN Kabupaten Melawi memperkuat semangat pengabdian dan kebersamaan dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Mari kita satukan tekad dan langkah untuk membangun Kabupaten Melawi melalui birokrasi yang bersih, berAKHLAK, berintegritas, dan selalu mengutamakan kepentingan masyarakat. ASN Kabupaten Melawi harus menjadi teladan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *