Bandara Supadio dan BNN Kubu Raya Perkuat Pencegahan Narkotika

Pencegahan Narkotika

PONTIANAK, borneoreview.co – Manajemen Bandara Internasional Supadio bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan kawasan transportasi udara.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Supadio Maya Damayanti di Pontianak, Selasa, (9/6/2026), mengatakan kegiatan tersebut melibatkan seluruh pegawai, baik organik maupun tenaga alih daya, sebagai bagian dari penguatan integritas dan standar keamanan bandara.

“Kami menggandeng BNN Kabupaten Kubu Raya untuk memberikan sosialisasi bahaya narkoba kepada seluruh karyawan bandara. Kegiatan ini menjadi bagian dari program penguatan integritas dan peningkatan standar keamanan di lingkungan bandara,” katanya.

Maya menegaskan kolaborasi tersebut merupakan komitmen manajemen dalam menerapkan kebijakan tanpa toleransi (zero tolerance) terhadap penyalahgunaan narkotika di kawasan bandara.

Ia menyebut Bandara Internasional Supadio berkomitmen membangun budaya kerja profesional yang menekankan tanggung jawab moral dan hukum dalam menjaga integritas pelayanan publik.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala BNN Kabupaten Kubu Raya Ajun Komisaris Besar Polisi Alber Manurung hadir sebagai narasumber utama. Ia memberikan pemahaman terkait dampak hukum, sosial, dan kesehatan dari penyalahgunaan narkotika serta pentingnya deteksi dini di lingkungan kerja.

Maya menjelaskan sektor transportasi udara merupakan area strategis yang membutuhkan pengawasan ketat karena memiliki mobilitas tinggi dan berkaitan langsung dengan keamanan publik.

Karena itu, penguatan integritas sumber daya manusia menjadi prioritas dalam menjaga kualitas layanan serta keamanan operasional bandara.

Ia menambahkan langkah tersebut juga merupakan dukungan terhadap program pemerintah dalam pemberantasan narkotika, khususnya di sektor transportasi udara.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat integritas, mental, dan profesionalitas seluruh personel. Bandara Supadio akan terus berbenah dan memperketat pengawasan demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jasa,” ujar Maya.

Manajemen Bandara Internasional Supadio juga menyatakan akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan BNN, untuk memastikan operasional bandara bebas dari penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.(Ant)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *