Bupati Padang Lawas Minta Akses Jalan Angkutan Sawit ke Pelabuhan Dumai

Ilustrasi truk mengangkut CPO ke pelabuhan.

PADANG LAWAS, borneoreview.co – Bupati Padang Lawas, Putra Mahkota Alam Hasibuan mengajukan peningkatan status ruas jalan Gunung Tua–Sibuhuan–perbatasan Riau menjadi jalan nasional. Infrastruktur pendukung distribusi komoditas sawit dan karet.

Ruas jalan sepanjang 113,02 kilometer itu menghubungkan Sumatera Utara dengan Provinsi Riau. Jalur ini berperan penting dalam konektivitas wilayah dan distribusi logistik lintas provinsi.

Putra Mahkota mengajukan usul peningkatan status jalan kepada Sekretaris Dirjen Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum, Hairuddin C Mahdi.

Menurut Bupati, peningkatan status jalan dapat mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian dan perkebunan, khususnya kelapa sawit dan karet.

“Jalan adalah urat nadi ekonomi. Jika status jalan Gunung Tua-Sibuhuan-Batas Riau menjadi jalan nasional, distribusi hasil pertanian dan perkebunan masyarakat Padang Lawas akan lebih cepat. Biaya logistik turun dan investasi akan masuk,” kata Putra Mahkota.

Menuju Gerbang Ekspor

Ruas jalan Gunung Tua-Sibuhuan-perbatasan Riau menghubungkan tiga kabupaten yang melintasi Provinsi Sumatra Utara dan Riau.

Gunung Tua adalah ibu kota Kabupaten Padang Lawas Utara, sedangkan Sibuhuan ibu kota Pasang Lawas. Keduanya berada di wilayah Sumatra Utara.

Dari Sibuhuan, kendaraan pengangkut sawit dan karet dapat menyebrang ke Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau.

Jalan ini membuka akses transportasi komoditas perkebunan dari wilayah Tapanuli bagian selatan menuju Pelabuhan Dumai (Riau) yang menjadi gerbang ekspor minyak sawit.

Jumlah hasil panen tandan buah segar kelapa sawit di Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, mencapai sekitar 2,2 juta ton per tahun.

Koridor ini juga menghubungkan kawasan perkotaan Padangsidimpuan, Padang Lawas, dan Pasir Pangaraian di Riau.

Jalur ini mendukung akses dari wilayah barat dan selatan Sumatra Utara menuju Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Danau Toba.

Ruas jalan Gunung Tua-Sibuhuan-perbatasan Riau masuk dalam kebijakan Rencana Umum Jaringan Jalan Nasional 2020–2040.

Pemerintah Kabupaten Padang Lawas mengajukan dukungan kebijakan untuk peningkatan status jalan sesuai Surat Keptusan tahun 2022.

Pemkab Padang Lawas juga mengajukan bantuan verifikasi teknis dan validasi kelayakan jaringan jalan kepada Direktorat Jenderal Bina Marga. Usulan itu mencakup penetapan prioritas penanganan dan dukungan alokasi pendanaan.

Peningkatan Jalan 

Perbaikan jalan saat ini sedang dikerjakan di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Padang Lawas dan Padang Lawas Utara.

Perbaikan jalan Hutaimbaru-Sipiongot di Kabupaten Padang Lawas Utara mencapai 92 persen. Aspal hotmix sepanjang 11,8 kilometer ditargetkan rampung menjelang akhir tahun.

Ruas jalan Sipiongot-Labuhanbatu dan Sipiongot-Tolang masih dalam tahap pengerjaan fisik. Jalan ini diharapkan memperkuat konektivitas antarwilayah di Padang Lawas Utara.

Sedangkan kondisi ruas jalan Simpang Bragas-Simangambat rusak parah. Warga mengeluhkan jalan rusak akibat dilintasi truk pengangkut sawit yang melebihi tonase.

Usulan peningkatan status ruas Gunung Tua–Sibuhuan–perbatas Riau menjadi jalan nasional memerlukan dukungan kebijakan, verifikasi teknis, penetapan prioritas penanganan, dan alokasi pendanaan dari pihak terkait.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *