Asa Logistik Dinas Sosial Balut Duka Kebakaran Pasar Sungai Duri

Logistik

SUNGAI DURI, borneoreview.co –  Kepulan asap tipis masih membumbung pelan di udara sore Pasar Sungai Duri, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat (Kalbar).

Aroma sangit kayu terbakar menyengat hidung. Di atas tanah berjelaga, beberapa warga berdiri terpaku menatap puing-puing bangunan hangus.

Musibah Sabtu, 22 Agustus 2026, menyapu bersih tempat tinggal tempat usaha mereka. Gelak tawa riuh aktivitas niaga seketika berganti ratap senyap.

Di antara keheningan duka, sebuah truk mengangkut bantuan tanggap darurat tiba di lokasi.

Langkah kaki para petugas Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Barat memecah kebisaan. Mereka membawa ratusan kotak logistik, menggelarnya telaten di atas tanah kering.

Raut lelah warga perlahan luluh tatkala jemari mereka menerima uluran tangan pemerintah.

Sebuah penyerahan simbolis berlangsung haru. Perwakilan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Barat menjabat erat tangan Kepala Desa Sungai Duri.

Ratap pedih warga seolah menemukan penawar tatkala paket logistik mulai dipindahkan ke posko darurat.

“Adapun dukungan logistik disalurkan mencakup berbagai kebutuhan pokok harian, meliputi 39 paket permakanan, 39 paket sandang, 119 lembar kasur, 39 lembar tenda gulung, serta 60 dus mie instan,” tegas mereka lewat keterangan resmi.

Setiap lembar kasur terbentang menjadi tumpuan istirahat bagi raga keletihan. Tenda gulung terpasang rapat menahan hembusan angin malam.

Bantuan makanan siap saji mengisi perut kosong anak-anak merindukan kehangatan dapur rumah mereka.

Bantuan Logistik Pemprov

Penanganan bencana tak sekadar menghitung angka-angka penyaluran barang. Di balik hitungan 39 paket sandang atau 119 lembar kasur, terdapat wajah-wajah manusia butuh kepastian hidup.

Kehadiran negara pada detik-detik krusial pascabencana memberi ikatan emosional kuat.

Tanggap darurat bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan pembuktian nilai kemanusiaan tertinggi.

Anak-anak tersenyum kecil menerima makanan ringan. Para ibu menggenggam erat pakaian baru untuk keluarga mereka.

Kehadiran fisik perwakilan pemerintah daerah menghadirkan ketenangan di tengah keterpurukan psikologis warga terdampak.

Pemulihan Ekonomi Masyarakat

Sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat Pemdes Sungai Duri menjadi benteng pertahanan utama.

Pemulihan kondisi sosial ekonomi warga pascabencana butuh proses panjang berkesinambungan.

Langkah awal lewat penyaluran logistik darurat ini meletakkan fondasi penting kestabilan kesehatan serta kenyamanan warga.

Pasar Sungai Duri kelak akan kembali berdenyut. Di balik puing arang hitam, semangat kebersamaan terus menyala membakar keputusasaan menjadi harapan baru masa depan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *