TEXAS, borneoreview.co – Perusahaan alat berat Caterpillar (CAT) menyempurnakan dozer berpenggerak elektrik yang efisien untuk beroperasi di tambang batu bara. Kapasitas pemindahan material lebih banyak dibanding produk lainnya.
Buldozer berpenggerak elektrik CAT D11 XE mengonsumsi bahan bakar 25 persen lebih sedikit per ton material yang dipindahkan. Kapasitas pemindahan material 10 persen lebih banyak per jam dibandingkan CAT D11 generasi sebelumnya.
Sistem penggerak elektrik memiliki komponen bergerak 60 persen lebih sedikit dibandingkan sistem penggerak mekanis. Sehingga mempermudah perawatan serta menekan biaya kepemilikan dan operasional.
Tambang Batu Bara Kotabaru, Buka Luka Lama Tata Kelola Alam Semrawut
Produktivitas, efisiensi, dan ketahanan D11 XE didukung oleh berbagai pembaruan pada “powertrain” dan sistem-sistem utama alat berat tersebut.
Mesin CAT C32B beroperasi pada kecepatan “high-idle” yang lebih rendah, memungkinkan mencapai masa pakai hingga 20 persen lebih lama dibandingkan model D11 mekanis.
Interval perbaikan komponen terencana untuk mesin dan sistem hidraulis diperpanjang dari 15.000 menjadi 18.000 jam. Seuai dengan jadwal perombakan besar 18.000 jam pada sistem penggerak elektriknya.
Desain CAT D11 XE menghilangkan kerumitan sistem penggerak mekanis. Mesin menggerakkan generator yang menyalurkan daya melalui inverter ke dua motor, sehingga menghasilkan tenaga yang bersih dan konsisten untuk menggerakkan rantai roda.
“Dengan memadukan kemampuan platform D11 yang telah teruji dan keunggulan sistem penggerak elektrik, CAT D11 XE memberikan peningkatan signifikan dalam hal produktivitas, efisiensi, dan nilai siklus hidup,” kata Luke Fischer, spesialis aplikasi produk Caterpillar.
Luke Fischer mengklaim CAT D11 XE memiliki efisiensi lebih tiggi 25 persen hingga 40 persen dibandingkan model D11 N yang pertama diperkenalkan tahun 1986.
Tanpa perlu memindahkan gigi, sistem penggerak elektrik D11 XE menyederhanakan pengoperasian. Motor penggerak khusus pada setiap rantai roda memberikan kemampuan belok dengan tenaga penuh.
Teknologi itu meningkatkan kemampuan manuver yang tangguh dan gaya ungkit yang lebih kuat. Dengan menyalurkan tenaga ke kedua rantai roda selama proses berbelok, sistem ini memungkinkan manuver yang lebih halus dan tajam, serta membantu operator memindahkan lebih banyak material saat berbelok.
Sistem “undercarriage” atau rangka bawah dengan suspensi, mampu meredam benturan dan mengurangi transfer beban kejut ke rangka bawah hingga 50 persen. Sehingga menciptakan pengalaman berkendara yang lebih halus dan nyaman.
Intraco Penta Yakin Industri Alat Berat Tumbuh di 2025
Kontrol elektronik untuk kemudi yang mudah dijangkau serta ringan saat dioperasikan mendukung manuver yang presisi. Sementara layar sentuh multifungsi utama memberikan informasi yang jelas mengenai performa alat berat serta akses mudah ke pengaturan operasional.
Secara keseluruhan, fitur-fitur ini membantu operator bekerja lebih konsisten dan produktif sepanjang giliran kerja.
