Perusahaan Perhiasan PT Hartadinata Abadi Amankan Pasokan Emas dari PT Freeport

Ilustrasi perhiasan emas.

BANDUNG, borneoreview.co – Perusahaan manufaktur perhiasan dan emas batangan, PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) mengamankan pasokan bahan baku dari PT Freeport Indonesia.

PT Hartadinata Abadi Tbk menandatangani kesepakatan untuk pembelian emas batangan dengan kadar kemurnian 99,99 persen. Emas berbentuk batangan 1 kilogram itu diproduksi di fasilitas Precious Metal Refinery PT Freeport di Gresik, Jawa Timur.

Menurut Direktur Utama Hartadinata Abadi, Sandra Sunanto, kerja sama pasokan dari Freeport Indonesia menjadi langkah strategis untuk mengamankan bahan baku domestik secara berkelanjutan.

“Dengan semakin kuatnya akses terhadap sumber bahan baku, kami dapat meningkatkan kapasitas dan fleksibilitas dalam memenuhi kebutuhan pasar,” kata Sandra.

Pada tahap awal perjanjian, HRTA membeli 50 kilogram emas murni 99,99 persen berbentuk batangan 1 kilogram. Emas batangan telah dikirim ke fasilitas milik perseroan di Bandung.

Sesuai kesepakatan kerja sama, pengadaan dan pengiriman emas secara bertahap. Setiap pengiriman memiliki dokumen resmi, seperti assay certificate, sertifikat berat, serta packaging manifest yang mencantumkan nomor seri presisi.

Kerja sama ini memperkuat integrasi rantai nilai HRTA dari hulu ke hilir. Mulai dari pengadaan bahan baku murni, pemurnian dan manufaktur, hingga jaringan distribusi produk perhiasan dan emas batangan.

Sebelumnya, PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) juga menjalin kemitraan dengan unit usaha pertambangan emas di bawah naungan PT United Tractors Tbk (UNTR).

Kemitraan itu melibatkan dua anak perusahaan UNTR: PT Agincourt Resources (PTAR) sebagai pengelola Tambang Emas Martabe dan PT Danusa Tambang Nusantara (DTN) sebagai pemegang kendali di sektor mineral non-batubara.

Kerja sama tersebut bertujuan mengamankan kepastian pasokan bahan baku emas domestik bagi HRTA. Kemitraan turut menggandeng PT Emas Murni Abadi (EMA) sebagai fasilitas pemurnian di dalam negeri.

PT Hartadinata Abadi selama lebih dari 20 tahun, membangun bisnis manufaktur perhiasan dan jaringan ritel emas. Melalui konsep bisnis yang terintegrasi, Hartadinata membangun pasar kompetitif melalui empat pabrik penghasil perhiasan serta jaringan distribusi.

Jaringan ritel toko Hartadinata menaungi empat merek: Aurum Collection Center (ACC), Claudia Perfect Jewellery, Celine Jewellery, dan Hartadinata Abadi Store.

Seiring pertumbuhan perusahaan, PT Hartadinata Abadi kini memiliki tiga anak perusahaan. PT Gemilang Hartadinata Abadi yang merupakan usaha gadai, PT Emas Murni Abadi pemurnian logam mulia, serta PT Emas Karya Abadi usaha reseller.***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *