Tiongkok Temukan Cadangan Baru Mineral, Emas Hingga Logam Pelapis Reaktor Nuklir

Ilustrasi tambang emas di Tiongkok.

HUNAN, borneoreview.co – Tiongkok dikabarkan menemukan cadangan baru sumber daya strategis emas, nikel, dan rhenium. Hasil penilaian ulang cadangan mineral pada ribuan lokasi pertambangan.

Jumlah cadangan sumber daya strategis Tiongkok, meningkat tajam setelah dilakukan penilaian ulang terhadap potensi produksi dari ribuan tambang.

Cadangan rhenium naik lebih dari 200 persen. Sementara tambahan cadangan emas dan nikel masing-masing setara 50 dan 30 deposit besar.

Sedangkan barang tambang gallium, indium, tantalum, dan vanadium meningkat setara lebih dari 10 cadangan besar.

Gerilya Tim Geologi

Selama setahun terakhir Tiongkok mengelar proyek penilaian ulang cadangan hasil tambang yang fokus pada 17 mineral strategis.

Proyek penilaian cadangan mineral dilakukan pada lebih dari 1.800 tambang berskala besar dan menengah. Proyek ini melibatkan lebih dari 100 lembaga dan hampir 2.000 personel survei di 27 provinsi.

Hasilnya, Tiongkok menemukan cadangan placer zirkon paleofluvial-lakustrin pertama di negara tersebut. Bahan dasar pelapis reaktor nuklir ini ditemukan di Baicheng, provinsi Xinjiang.

Tiongkok sejak lama bergantung pada pasokan zirkon impor. Begitu juga logam paling berat, Rhenium yang merupakan bahan komponen dasar pembuatan mesin jet.

Cadangan Besar 

Pada November 2025, Kementerian Sumber Daya Alam Tiongkok mengumumkan penemuan cadangan emas tunggal terbesar sejak 1949 di Provinsi Liaoning Timur Laut.

Tambang ini menyimpan 1.444,49 ton emas murni dengan total biji emas mencapai 2,58 miliar ton. Nilai kandungan emas bernilai lebih dari US$192 miliar (setara Rp3.216 triliun).

Tim geologi Tiongkok pada akhir 2025 juga menemukan lebih dari 40 urat biji emas di Kabupaten Pingjiang, Provinsi Hunan.

Pada kedalaman hingga 2.000 meter, terdapat cadangan biji emas sekitar 300 ton. Jika dilakukan pengeboran hingga kedalaman 3.000 meter, total potensinya diprediksikan melampaui 1.000 metrik ton emas.

Pada September 2026, di lokasi tambang Chating, provinsi Anhui, tim geologi menemukan potensi besar cadangan tembaga mencapai lebih dari 1 juta ton dan 200 ton emas.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *