SAMARINDA, borneoreview.co – Delegasi sejumlah perusahaan teknik asal Jerman mengunjungi area operasional batu bara PT Multi Harapan Utama (MHU) di Kalimantan Timur. Menjajaki kerja sama aplikasi teknologi ramah lingkungan di kawasan tambang.
Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian bisnis forum dan site visit yang digagas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan German Engineering Federation (VDMA).
Turut mendukung rangkaian bisnis forum ini, German-Indonesian Chamber of Industry and Commerce (EKONID). Kedua negara sepakat untuk menjajaki efisiensi operasional, keselamatan kerja, pengelolaan lingkungan, dan pengurangan emisi di sektor pertambangan.
Delegasi mendapatkan gambaran mengenai kegiatan operasional PT MHU. Mulai dari pengelolaan sumber daya dan aktivitas pertambangan hingga penerapan aspek keselamatan dan lingkungan.
Sawal 2025 perusahaan tambang batu bara bagian dari MMS Group Indonesia (MMSGI) ini telah menerapkan teknologi hybrid pada armada hauling.
“Kesempatan bagi kami untuk berbagi pengalaman mengenai kegiatan operasional pertambangan sekaligus mendapatkan perspektif baru mengenai perkembangan teknologi dan solusi engineering di industri pertambangan global,” kata Presiden Direktur MHU, Kemal Djamil Siregar.
Kunjungan ini juga memberi kesempatan PT MHU untuk meningkatkan produktivitas produksi, keselamatan kerja dan perbaikan lingkungan.
Langkah berikutnya PT MHU melanjutkan uji coba truk angkut listrik (EV Hauling Truck) SANY di area operasional Loa Kulu, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
“Kami melihat ada ruang yang luas untuk saling belajar dan mengeksplorasi solusi yang relevan dengan kebutuhan di lapangan. Harapannya, dialog ini dapat berkembang menjadi peluang kolaborasi di bidang teknologi, engineering, dan inovasi.”
Uji coba truk listrik di lokasi tambang menjadi langkah awal PT MHU menuju operasional pertambangan yang lebih efisien energi dan beremisi lebih rendah.
Evaluasi fokus pada kinerja pengangkutan (hauling performance), ketahanan unit terhadap medan operasional, serta kesesuaian jam kerja dengan kebutuhan produksi.
PT Multi Harapan Utama memiliki prasyarat mendukung pengembangan elektrifikasi. Termasuk akses optimal terhadap pasokan listrik PLN serta proyeksi umur tambang jangka panjang.
Kondisi ini membuka peluang peningkatan efisiensi biaya sekaligus penguatan aspek keberlanjutan jangka menengah hingga panjang.
Truk listrik SANY 445 EV Dump Truck, merupakan kendaraan angkut berbasis energi baru dengan konfigurasi penggerak 8×4 serta sistem baterai charging dan swapping.
Truk ini memiliki tenaga penggerak motor listrik berdaya 460 kW, torsi 2.900 Nm dan baterai CATL berkapasitas 400 kWh. Sistem pengisian daya 360 kW, yang memiliki fitur keselamatan dan kenyamanan untuk mendukung operasional tambang.
Melalui teknologi hybrid, MHU berhasil menurunkan konsumsi bahan bakar dari 68 liter per jam menjadi 36,70 liter per jam. Melampaui target konsumsi BBM sekitar 46 persen, melampaui target awal 30 persen.
Uji coba truk listrik merupakan kelanjutan penerapan teknologi hybrid melalui inovasi HYDRUM (Hybrid Dumptruck for Responsible Energy Use in Mining).
Selama periode Februari hingga Juni 2025, HYDRUM menghasilkan penghematan bahan bakar 1,22 juta liter atau setara nilai Rp19,9 miliar. Penurunan emisi hasil uji coba truk listrik sebesar 3.067,9 ton CO₂e.***
