Tips Atasi Polusi Asap Karhutla: Filter Udara Pakai Lap Basah

Lap basah digunakan untuk menyaring udara kotor yang masuk ke rumah.

PALANGKARAYA, borneoreview.co – Kebakaran hutan dan lahan, karhutla di Kalimantan Tengah membuat warga mencari cara alternatif mengatasi polusi asap. Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di beberapa kabupaten di Kalteng menembus angka di atas 1.000.

Kabupaten Katingan mencatat tingkat pencemaran udara paling tinggi mencapai 1.293. Diikuti Gunung Mas (862) Kotawaringin Timur (465) dan Kapuas (396). Jumlah penderita infeksi saluran pernafasan akut di Kalimantan Tengah mencapai 72.431 orang.

Karhutla Kalimantan: Hilangnya Rumah Orangutan dan Satwa Liar

Asap polusi akibat karhutla menyebar hingga ke permukiman penduduk. Warga yang tidak memiliki teknologi penyaring udara (air purifier) mencari cara alternatif agar dapat menjaga udara di rumah tetap bersih.

Akun TikTok @superiority803 membagikan cara murah mencegah polusi asap dengan menutup ventilasi udara dan celah pintu menggunakan lap basah. “Asap sampe masuk ke rumah, nafas bener-bener ngggak enak. Semoga cepat membaik dan cepat turun hujan ya,” kata akun TikTok @superiority803.

Dalam unggahan video itu dijelaskan tahap-tahap membuat filter udara dari kain lap. Pertama rendam kain lap hingga basah merata menggunakan air bersih.

Kemudian tutup ventilasi udara menggunakan lembar kain lap basah tadi. Rekatkan kain lap ke kayu bingkai ventilasi atau tembok untuk mencegah asap menyusup masuk.

Filipina dan Malaysia Tutup Sekolah Akibat Kabut Asap Karhutla

Selain ventilasi udara, kain lap basah juga dipakai untuk menutup celah-celah di bawah pintu. Cara ini efektif menghindari asap karhutla masuk ke dalam rumah.

Unggahan video ini disukai oleh 70.800 orang dan mendapat komentar sebanyak 1.500. Beberapa komentar menanggapi situasi kebakaran hutan dan lahan yang semakin memprihatinkan.

Akun TikTok @enggarsalsabila berkomentar, “yang bakar hutan itu termasuk dzolim nggak sih?”. Sedangkan akun lain menyebutkan, “Sumpah nggak habis pikir sama orang yang bakar lahan hutan. Padahal Kalimantan paru-paru dunia. Kenapa perlahan udah buka paru-paru dunia. Kangen Kalimatan banyak hutan.”

Ada juga komentar netizen yang memberikan usul menarik. @Orank Kampung usul: “Harusnya pemerintah bagi gratis purifier sih. Bentuk kepedulian terhadap korban asap.”

Media kain basah atau lembap sebagai penyaring udara pada ventilasi, berfungsi menangkap sebagian partikel abu, debu, dan asap padat sebelum partikel tersebut menyebar lebih jauh ke dalam ruangan.

Metode ini sejalan dengan tips darurat. Berdasarkan pengujian Kementerian Kesehatan (Kemenkes), memasang kain berbahan dakron atau kain tebal yang dibasahi pada ventilasi dan jendela, terbukti efektif mengurangi kadar pencemaran udara di dalam ruangan.

Kalimantan Pusat Konsentrasi Titik Panas Karhutla 2026

Perlu diingat cara ini bukan solusi utama. Lap basah hanya berfungsi sebagai filter mekanis sementara yang efektif untuk partikel makro (debu/abu kasar), namun tidak bisa sepenuhnya menyaring gas beracun atau partikel super halus (seperti PM2.5) dari asap kebakaran.

Kain lap juga harus rutin dibasahi ulang. Sebab jika sudah kering, fungsinya tidak akan berjalan maksimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *